BANDA ACEH Program Studi S1 Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh kini telah mendapatkan akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi. Akreditasi itu sesuai SK Nomor 1122/SK/BAN-PT/Akred/S/2015 per tanggal 31 Oktober 2015 yang akan berlaku hingga 31 Oktober 2020 mendatang.
Ketua Prodi S1 Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry, Nurhayati Ali Hasan, pencapaian akreditasi B berdasarkan hasil visitasi yang dilakukan tim asesor BAN-PT, Dr. Funny Mustikasari Erlita, (Universitas Padjadjaran Bandung) dan Dr. Laksmi, (Universitas Indonesia) pada 8-10 Oktober 2015 lalu.
Akreditasi B sesuai dengan harapan. Kami sadar sulit untuk mendapat akreditasi A karena sebelumnya prodi S1 Ilmu Perpustakaan masih terakreditasi C. Namun setelah melakukan reakreditasi akhirnya naik jadi B, SK nya baru keluar pada tanggal 20 Maret 2016, katanya Minggu, 22 Mei 2016 melalui siaran pers.
Meskipun begitu kata Nurhayati, tercapainya target akreditasi B bukanlah menjadi tujuan akhir. Namun, capaian tersebut menjadi acuan bagi prodi S1 Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry untuk senantiasa meningkatkan kualitas dan kompetensi lulusan agar mampu melahirkan lulusan yang terampil dan kompeten sesuai kebutuhan pasar.
Proses peningkatan kualitas tersebut akan terus dilakukan, sehingga terjadi perbaikan secara kontinyu. Kita akan terus meningkatkan kompetensi lulusan baik hard skill maupun soft skill. Seperti revisi kurikulum secara berkala, berbagai pelatihan, meningkatkan kerjasama dan promosi, katanya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora, Prof. H. Misri A. Muchsin, melalui Wakil Dekan I FAH Dr. Syarifuddin, mengatakan, perolehan akreditasi yang diperoleh Prodi S1 Ilmu Perpustakaan tidak terlepas dari kerja keras dan kerjasama insan akademis, manajemen prodi baik ketua, sekretaris, staf, para dosen dan mahasiswa, serta kontribusi para alumni dan stakeholder.
Prestasi ini harus diapresiasi oleh siapa pun yang berkepentingan dan menjadi contoh bagi siapa pun dan diharapkan komitmen semua pihak agar terus berupaya untuk meningkatkan kualitas agar dapat mempertahankan dan bahkan meningkat untuk ke depan, katanya.[](ihn)



