BANDA ACEH – Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (MKM FK USK) mendapat pengakuan dari Lambaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM PTKes) Peringkat Baik (B) dengan perolehan nilai 329 berdasarakan SK LAM PTKes Nomor : 0001/LAM-PTKes/Akr.Bd/Mag/IV/2021 Tentang Status, Nilai, dan Peringkat AKreditasi.
Pengajuan akreditasi pertama ini membuahkan hasil yang sangat memuaskan, dengan dukungan semua pihak, mulai dari Rektor, Wakil Rektor, Lp3m, Kepala Perpustakaan, Puksi, Dekan dan Wakil dekan serta tim akreditasi akhirnya berbuah manis.
“Alhamdulillah dengan capaian ini kita akan terus berupaya mempersiapkan sarana dan prasarana pendukung, terutama peningkatan kualitas SDM tenaga dosen, meningkatkan jumlah penelitian dosen dan program pengabdian kepada masyarakat, melakukan kerjasama baik secara Nasional dan Internasional dengan lembaga penelitian dan mendorong hasil hasil penelitian dosen dapat publis di jurnal Internasional ter indeks scopus, sehingga memudahkan Prodi S2 MKM menuju Akreditasi A,” kata Dr. Said Usman, selaku Ketua Prodi, dalam siaran pers yang diterima redaksi.
Dengan perolehan akreditasi B, Said Usman berharap agar tahun ini banyak calon mahasiswa yang akan kuliah di Prodi S2 MKM FK USM, masyarakat Aceh tidak perlu jauh jauh lagi untuk kuliah keluar Aceh, karena sudah ada Prodi Kesmas di Universitas Negeri yang terakreditasi B dan kita akan melakukan kerjasama dengan Pemerintah Aceh khususnya dengan BPSDM agar dapat mengalokasikan beasiswa bagi masyarakat Aceh yang berminat kuliah di Prodi S2 MKM FK USK sebagai salah satu mewujudkan program Aceh Caroeng.
Dalam proses persiapan dan assesment lapangan, seluruh pihak ikut terlibat, baik langsung maupun tidak langsung, Rektor USK terus mendukung dalam proses penyediaan Fasilitas yang dibutuhkan dan Wakil Rektor I juga turut membuka dan mendampingi Acara assesment lapangan secara daring tersebut.
Dekan Fakultas Kedokteran Prof. Dr. dr. Maimun Syukri, bersama Para wakil dekan dalam persiapan dan proses assesment daring juga mendampingi dan mengikuti hingga kegiatan usai. Dukungan yang diberikan membuat tim lebih semangat untuk bekerja dan meraih hasil seperti saat ini.[]



