JAKARTA – Ketua Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK), Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H., M.H., berharap terpilihnya Muzakir Manaf (Mualem) dan Fadhlullah (Dek Fad) sebagai gubernur dan wakil gubernur Aceh akan membawa perubahan ke arah lebih baik.

Profesor Jimly mengatakan itu saat menerima kunjungan Mualem-Dek Fad, di kantornya di Jakarta, Senin, 9 Desember 2024.

Sebelumnya, KIP Aceh telah menetapkan pasangan calon gubernur-wakil gubernur Mualem-Dek Fad meraih suara terbanyak berdasarkan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pilkada Aceh 2024 dalam rapat pleno di gedung DPR Aceh, Ahad (8/12).

“Kami barusan bersyukur kepada Allah atas berita telah ditetapkannya Mualem dan pasangan menjadi gubernur dan wakil gubernur terpilih. Mudah-mudahan, kalaupun ada perkara (gugatan) di Mahkamah Konstitusi itu tidak mengubah hasil yang sudah ditetapkan,” ujar Jimly.

“Yang penting kita syukuri ini, dengan harapan terpilihnya beliau berdua memimpin Aceh lima tahun ke depan agar sungguh-sungguh membawa perubahan. Aceh yang sekarang dicatat sebagai privinsi dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Sumatra, dan nomor empat tetinggi di seluruh Indonesia, mudah-mudahan selama lima tahun ke depan akan menjadi lebih sejahtera dengan gebrakan-gebrakan program beliau berdua, harus kita dukung Bersama. Kita berdoa kepada Allah mudah-mudahan harapan kita terwujud,” ujar Jimly.

Jimly menyatakan siap membantu membangun Aceh bersama Tim Ekonomi Presiden Prabowo. “Mualem-Dek Fad harus menciptakan sejarah membangun Aceh yang dicap provinsi termiskin di Sumatra,” katanya.

Mualem berterima kasih kepada Profesor Jimly yang telah menerima kedatangannya bersama Dek Fad. “Apalagi Profesor Jimly banyak memberi saran-saran dalam membangun Aceh. Bahkan bersedia membantu untuk membangun Aceh bersama Tim Ekonomi Presiden Prabowo. Kita bersyukur,” ucapnya.

Sehari sebelumnya, Mualem juga sudah berjumpa dengan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang juga bersedia membantu membangun Aceh. Selain itu, sejumlah tokoh nasional dan kementerian yang menerima Mualem juga menyatakan kesediaannya untuk membantu pembangunan Aceh. “Saya terharu atas respons positif dari semua pihak untuk membangun Aceh,” kata Mualem.

Mualem mengimbau semua pihak di Aceh untuk bersama-sama membangun Aceh. “Mari kita sama-sama bekerja keras untuk mengubah Aceh menjadi maju dan sejahtera, agar kita menjadi berguna bagi rakyat Aceh,” kata Mualem.[](ril/red)