SUBULUSSALAM – Dalam upaya penurunan angka stunting di bumi Sada Kata ini, Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) launching program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) di Kampong Pulo Kedep, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Senin 9 2024.

Satgas Stunting Tarmizi, S.P., M.P, menjelaskan, program ini berdasarkan Keputusan Wali Kota dengan melibatkan Sekretaris Daerah, staf ahli, asisten, pejabat eselon II, 3 & 4 dan DPRK di lingkup Pemko Subulussalam dalam memberikan sumbangan kepada anak -anak stunting.

Dijelaskan, Satgas berupaya mengambil inisiatif yang strategis dan tepat sasaran dalam upaya menurunkan stunting sesuai dengan rencana aksi Nasional percepatan penurunan stunting.

“Tentang rencana aksi nasional percepatan penurunan stunting maka Pemko Subulussalam berupaya mengambil inisiatif yang strategis dan tepat sasaran dalam upaya menurunkan stunting,” kata Tarmizi.

Dikatakan, sebelum launching dilaksanakan, Pemerintah Kota Subulussalam telah menerapkan program orang tua asuh peduli stunting sejak tahun 2023, dengan konsep sumbangan sukarela yang diberikan oleh Para Forkopimda, Para Kepala SKPK, Para Muspka dan ASN Pemko dan DPRK Subulussalam.

“Jadi sebelum dilaunching, program ini sudah kami jalankan di Pemko Subulussalam sejak tahun 2023 lalu,” ungkapnya.

Selain program GENTING, Pemko Subulussalam juga melakukan sejumlah program pencegahan stunting seperti, Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) dan Gerakan Peduli Stunting (GARPU PENTING), dimana gerakan ini bertujuan untuk memicu masyarakat lebih peduli dan menumbuhkan kesadaran dalam pencegahan stunting.

“Juga ada program belajar menjadi orang tua hebat. Gerakan ini mengajak orang tua agar dapat membentuk dan mendidik anak agar anak sehat melalui pola asuh yang baik dan benar terhadap anak dan keluarga,”urainya.

Selain itu juga terdapat program Dapur Keluarga Atasi Stunting, tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman tentang cara mengatur dan mengelola makanan terutama makanan lokal yang sehat dan bergizi bagi masyarakat.

Gerakan Remaja Puteri Bersama di Hari Senin Tambah Darah atau Gemari Bersemi TBD, gerakan ini untuk remaja putri di hari Senin minum tablet tambah darah yang bertujuan untuk remaja putri tidak mengalami anemia.

“Selanjutnya ada gerakan pemberian ASI eksekutif, bertujuan untuk memberikan kepedulian dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya ASI eksklusif,” terangnya.

Ditambahkan, dalam percepatan penurunan stunting, perlu dilaksanakan dengan menggerakan semua stekholder, karena kasus stunting sangat dominan terjadi pada keluarga miskin dan miskin ekstrim.

“Karena itu pilihan rasionalnya kita perlu mendorong sebuah gerakan bersama, gotong royong bagi keluarga beresiko stunting melalui kepedulian sebagai org tua asuh, kita perlu membangun semangat berbagi yang kuat membantu,” tutupnya.[]