BANDA ACEH – Belasan duta wisata yang tergabung dalam Serikat Agam Inong Nanggroe (SAIN) Aceh membagi-bagikan buleukat (ketan) kepada pengguna jalan di kawasan Simpang Lima, Banda Aceh, Sabtu, 5 Agustus 2017.
Inong Duta Wisata Kota Banda Aceh 2017, Maghfirah Mukammil, mengatakan, kegiatan ini sebagai 'pemanasan' menyambut event internasional yang diadakan di Banda Aceh.
“Kami di bundaran Simpang Lima ikut mempromosikan Aceh Internasional Halal Food Festival yang akan diadakan nanti pada 18 sampai 20 Agustus 2017 di Taman Bustanul Salatin (Taman Sari),” kata Maghfirah kepada portalsatu.com.
Buleukat ini katanya sebagai simbolis adat-istiadat Aceh yang bermakna peumulia jamee atau memuliakan tamu dalam menyambut tamu yang datang dari luar negeri.
“Acara ini juga akan dimeriahkan oleh (peserta) negara-negara luar, seperti negara Thailand dan juga Malaysia. Jadi ada seratus lebih pengusaha makanan yang akan ikut di acara Aceh International Halal Food Festival,” katanya.
“Harapannya kepada masyarakat terutama di Kota Banda Aceh dapat pergi dan hadir ke acara Aceh International Halal Food Festival,” jelasnya lagi.
Ketua SAIN Aceh Reyhan Ghufriansyah menambahkan, ada 440 bungkus ketan yang mereka bagikan.
Reyhan menambahkan, di acara Aceh International Halal Food Festival 2017 nantinya juga akan memperkenalkan makanan khas dari Aceh.
“Terutama inikan Aceh International Halal Food Festival pastinya kita memperkenalkan makanan khas Aceh seperti mie Aceh, sie reuboh, dan lainnya. “Kegiatan lainnya ada kenduri lemang, kenduri sie reuboh, diskusi tentang kopi Aceh, dan pencatatan rekor MURI,” katanya.[]



