SUBULUSSALAM – Puluhan tenaga honorer di lingkungan Sekretariat Kota Subulussalam menggelar aksi protes di halaman kantor Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Subulussalam, Kamis, 27 Desember 2018.

Aksi protes diwarnai pembakaran ban bekas ini menuntut BPKD Subulussalam segera mencairkan sisa gaji mereka yang belum disalurkan tahun 2018 ini. 

Di kantor keuangan itu, massa yang terdiri dari tenaga honorer ini terus menyuarakan berharap sisa upah enam bulan lagi agar dibayar BPKD mengingat tahun 2018 akan segera berakhir.

“Honor dari bulan Januari sampai Juni selama 6 bulan sudah dibayar, sisanya enam bulan lagi sampai sekarang belum dibayar, bayar honor kami,” teriak sejumlah tenaga honorer.

Aksi ini dilakukan setelah tidak adanya kepastian kapan sisa honorarium mereka dibayar. Massa mengaku sudah menghadap Sekda Damhuri, tapi tidak ada hasil. Para tenaga honorer ini diminta langsung menanyakan masalah gaji ke BPKD Subulussalam.

Pantauan portalsatu.com/ hingga pukul 13:00 WIB massa masih bertahan di sekitar kantor keuangan tersebut. Mereka berharap dapat berjumpa langsung dengan Kepala BPKD, T. Riadi Taslim, untuk menyampaikan aspirasi agar sisa upah mereka segera disalurkan sebelumnya tahun 2018 berakhir.

Berdasarkan informasi diperoleh dari staf kantor tersebut, Kepala BPKD,  T. Riadi Taslim, tidak berada di kantor karena sedang ada rapat di Bappeda bersama anggota Banggar DPRK Subulussalam.[]