SABANG – Satu unit mobil van milik stasiun televisi pemerintah mengalami kecelakaan tunggal hingga masuk jurang di jalan tanjakan Cot Abeuk-Balohan kawasan Gampong Balohan, Kecamatan Sukajaya, Sabang, Sabtu, 2 Desember 2017, sekira pukul 15.30 WIB.
"Telah terjadi laka tunggal mobil bus milik stasiun TVRI Banda Aceh ditanjakan semen, Gampong Balohan Kecamatan Sukajaya Kota Sabang," ungkap Kabagops Polres Sabang, Kompol Dahlan, membenarkan informasi tersebut saat dikonfirmasi portalsatu.com/.
Penyebab kecelakaan mobil operasional tersebut yang dikendarai Rizwan, 42 tahun, warga Geu Gajah, Aceh Besar bersama rekannya Hasbalah, 47 tahun, warga Gendring, Aceh Besar, dikatakan Kompol Dahlan, diduga karena rem mobil serta supir mobil yang kurang mengetahui kondisi medan.
“Setibanya di tanjakan semen, mobil kehilangan kendali yang kemungkinan diakibatkan rem mobil yang dikendalikan oleh saudara Rizwan blong dan hilang kendali sehingga menabrak tiang listrik dan dinding pembatas dan kemudian masuk dalam kejurang,” katanya.
Hal senada juga dikatakan seorang saksi mata sekaligus rekan kerja korban bernama Mahyar. Dia menjelaskan, pascaliputan langsung pembukaan Sail Sabang 2017 di Dermaga CT3 Sabang, mereka berencana kembali ke Kota Banda Aceh dengan menggunakan kapal melalui Pelabuhan Balohan.
“Selesai acara tadi (pembukaan Sail Sabang), rencananya kita mau balik ke Banda Aceh, namun di turunan Cot Abeuek itu mobil kita kecelakaan,” jelasnya Mahyar.
“Kita tidak tahu kondisi (keadaan jalan) gimana kan, sehingga melewati jalur kanan dan masuk ke sisi jalan,” jelasnya.
Dia mengatakan, setelah kejadian, kedua rekannya sempat dilarikan ke Puskesmas Balohan untuk mendapatkan pertolongan sebelum kemudian dibawa kembali ke Banda Aceh.
“Mudah-mudahan tidak apa-apa. Memang kondisi tangan Hasballah sudah dicek sama perawat, dia merasakan sakit, namun tidak bisa dipastikan apakah kondisinya patah atau terkilir, maka harus dironsen dahulu,” ungkapnya.
“Ini kita bawa dengan kapal cepat, Inshaa Allah jam 6 (18.00 WIB), nyampek Banda Aceh langsung kita bawa ke Rumah Sakit Meuraxa,” ungkapnya lagi.
Berdasarkan data sementara dari pihak kepolisian, adapun luka yang dialami Rizwan, yakni luka robek pelipis kiri, luka lecet lutut kiri, dan luka lecet di tangan kiri. Sedangkan Hasbalah mengalami luka robek di telinga kiri, luka lecet di tangan kiri, luka lecet di hidung.
“Saat ini korban dirujuk ke Banda Aceh menggunakan kapal Express Bahari 2F yang berangkat pukul 18.00 WIB,” ungkap Kabagops Polres Sabang.[]



