BANDA ACEH – Puluhan guru tergabung dalam Asosiasi Guru Aceh melakukan aksi demo di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Selasa, 20 September 2016, pagi. Mereka menuntut beberapa hal terkait dengan status guru.

Pantauan portalsatu.com, sedikitnya ada dua hal yang mereka tuntut melalui aksi itu. Pertama, menyelesaikan permasalahan honorer K-2 yang belum mendapatkan NIP. Kedua, meminta Pemerintah Aceh bertemu dengan Menteri PAN-RB terkait permasalahan guru berstatus honorer K-2.

Perwakilan guru tersebut kemudian diterima beraudiensi dengan Ketua Komisi V DPRA, Mohd. Al-Fatah di ruang komisi V.

Dalam pertemuan tersebut, Al-Fatah berjanji akan menyelesaikan permasalahan guru. Ia meminta waktu untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

“Beri kami waktu dan kami akan membicarakan hal ini,” kata Al-Fatah.[]