SIGLI – Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio, tahun 2016 di Kabupaten Pidie, Selasa , 8 Maret 2016 dibuka pencanangan ole Bupati Pidie, H. Sarjani Abdullah, di Gampong Mesjid Reubee Kecamatan Delima Kabupaten Pidie. Bupati juga meneteskan vaksin polio kepada salah seorang bayi warga masyarakat setempat.
Program nasional tersebut menargetkan tercapai sasaran sebanyak 37.082 bayi berumur 0 hingga 59 bulan yang berada di 727 Gampong di 23 Kecamatan dalam Kabupaten Pidie. pelaksanaan akan berlangsung mulai 8 Maret hingga 15 Maret 2016.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie, dr. Fajriman, mengatakan, Program Imuniasi Polio sangatlah penting bagi pertubuhan anak agar terhindar dari penyakit yang membawa cacat seumur hidup bahkan ada yang meninggal akibat terserang polio. “PIN merupakan program pemerintah secara nasional dengan tujuan vaksinasi kekebalan bayi terhadap serangan polio,” ujarnya.
Untuk melayani masyarakat, Fajriman mengatakan sudah menyiapkan petugas di 26 Puskesmas dan ratusan Poskesdes yang tersebar di seluruh pelosok Gampong di Pidie. Saya meminta kepada petugas untuk selalu memberi pelayanan dengan cara mensosialisasi akan bahaya bila terkena polio. Ini penting agar masyarakat Pidie memahami dan terhindar dari penyakit berbahaya tersebut, pintanya.
Pada kesempatan itu, Bupati Pidie, H. Sarjani Abdullah membacakan sambutan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Dalam sambutan, Presiden mengatakan PIN sebagai upaya mitigasi dalam memberikan perlindungan optimal dari penyakit polio terhadap 5 juta bayi yang berada di seluruh Indonesia.
Dalam amanat itu Presiden juga menyebutkan, Indonesia telah berhasil mendapat sertifikasi bebas polio bersama negara negara South East Rgiom (SEARO) atau negara negara di Asia Tengggara. Sangat penting selalu mempertahankan cakupan imunisasi rutin dengan target cakupan imunisasi polio di atas 95 persen untuk mewujudkan Indonesia bebas polio pada tahun 2020, imbuhnya, sembari menambahkan, jika program itu dapat terwujud, maka ini adalah prestasi besar kedua yang dicapai masyarakat dunia di bidang kesehatan setelah tahun 1974 berhasil melakukan pembasmian eradikasi cacar atau variolla.
Setelah pencanangan dibuka secara resmi, Bupati H. Sarjani Abdullah didampingi Hj. Rohana meneteskan vaksin polio kepada seorang bayi warga setempat. Hal itu sebagai pertanda akan dimulai Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Indonesia bebas polio di Kabupaten Pidie.[]



