BIREUEN – Sebanyak 89 santriwanti Dayah Putri Muslimat Samalanga, Kabupaten Bireuen tumbang, diduga keracunan usai menyantap jajanan siomay sore kemarin, Rabu, 12 Oktober 2016.

“Kondisi anak-anak ini muntah-muntah dan diare serta perut mulas,” ujar Teungku Marzuki M. Ali, salah satu tokoh masyarakat Samalanga, kepada portalsatu.com, Kamis, 13 Oktober 2016.

Menurutnya, puluhan santriwati itu dievakuasi ke sejumlah rumah sakit terdekat seperti ke Jeunieb, Simpang Mamplam, Bandar Dua, bahkan RSUD Pidie Jaya di Meureudu hingga dini hari. Kondisi ini disebabkan ruang tampung di Puskesmas Samalanga tidak memadai untuk menampung pasien dadakan sebanyak itu.

“Seluruh santriwati Dayah Putri Muslimat yang sempat teracuni makanan berjumlah 89 santriwati, karena begitu banyaknya dan korban berjatuhan tidak sekaligus, terdapat 35 santriwati di Puskesmas Samalanga, 16 santriwati di pukesmas Jeunib, 12 santriwati di Puskesmas Simpang Mamplam, sedangkan di Puskesmas Bandar Dua hanya 4 santriwati,” ujarnya.

Sementara itu, ada 22 santriwati harus dievakuasi ke RSU Pidie Jaya karena keterbatasan ruang di Puskesmas.[]