BIREUEN — Wakil Bupati Bireuen H. Muzakkar Agani menghadiri Rapat Koordinasi Teknis Perpustakaan dan Kearsipan se-Aceh tahun 2017. Kegiatan ini diikuti peserta dari 23 kabupaten kota dan berlangsung di Aula Hotel Meuligo, Bireuen, Kamis-Sabtu, 7-9 September 2017.

Acara ini dihadiri Staf Ahli Gubernur Bidang Keistimewaan Aceh, SDM dan Hubungan Ketenagakerjaan Abdul Karim, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Zulkifli, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bireuen Ramli Umar, serta unsur forkopimda.

Abdul Karim saat membuka kegiatan itu mengingatkan pentingnya menumbuhkembangkan budaya baca dalam masyarakat Aceh, dikarenakan rendahnya minat baca di kalangan masyarakat.

“Program Aceh Carong (Aceh Pintar) yang digalakkan Gubernur Irwandi Yusuf haru benar-benar dapat diimplementasikan,” kata Abdul Karim.

Sementara itu, Wakil Bupati Bireuen H. Muzakkar Agani pada kesempatan yang sama menyampaikan, persepsi masyarakat yang saat ini menganggap arsip kurang penting harus diubah.

“Karena itu arsip harus bisa diakses untuk kepentingan pemerintah, pembangunan, penelitian dan ilmu pengetahuan untuk kesejahteraan rakyat sesuai peraturan perundang-undangan yang ada. Citra daerah sangat ditentukan oleh seberapa besar dukungan data dan informasi yang dimilki, baik dalam bentuk teks, peta maupun bentuk dokumentasi. Untuk itu mari sama-sama kita tingkatkan kinerja masing-masing dalam upaya sinkronisasi program dan kegiatan Perpustakaan Nasional RI dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi sampai  tingkat Kabupaten,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Zulkifli menjelaskan, rakornis tersebut digelar untuk menyukseskan program pemerintah yaitu Aceh Carong dalam meningkatkan minat baca dan membangun budaya baca masyarakat.

”Rakornis ini dapat melahirkan konsep pemikiran yang dapat diimplementasikan di seluruh wilayah Aceh,” ujarnya.[]