BANDA ACEH – Tari Ratoh Jaroe berhasil memenangkan kompetisi Festival Folklor Internasional yang digelar di Hotel Saint Petersburg Russia, Selasa, 15 November 2016 waktu setempat. Tarian asal Aceh yang dibawakan oleh International Program Dance Club (IPDC) Yogyakarta, itu mampu memukau para juri dan seluruh penonton yang hadir.

“Alhamdulillah kita dapat Juara 1 untuk kategori tarian tradisional dan penghargaan terbaik Star of Interfolk,” ujar Ketua IPDC, Diana Farida, Rabu, 16 November 2016.

Sementara tiga penghargaan lainnya yaitu pilihan juri terbaik bidang aransemen musik, pilihan juri terbaik bidang penguasaan pertunjukan, dan piagam karya seni terbaik.

Tarian Ratoh Jaroe dimotori 15 penari wanita dari Universitas Islam Indonesia dan 4 pelatih yang asli berasal dari Aceh. Para pelatih tersebut adalah TM Rafsanjani, M Rizki Asyary, Muhammad Alfara, dan Yahya Muhaimin.

“Kita sangat bersyukur, kerja keras persiapan selama 7 bulan membuahkan hasil yang memuaskan dan ini menjadi bukti bahwa budaya Aceh mampu bersaing di dunia Internasional,” kata M Rizki Asyary yang akrab disapa Rizkigen.

Tahun ini, festival yang bertajuk Interfolk in Russia itu menghadirkan 69 peserta dari seluruh dunia, seperti Meksiko, Kazakhstan, Iran, Mesir, Bulgaria, China, Polandia, Rumania, Armenia, Latvia dan berbagai negara lainnya.

IPDC merupakan satu-satunya perwakilan Indonesia di ajang kompetisi internasional ini. Selain membawa Tari Ratoh Jaroe, IPDC juga mempersembahkan tari Aceh lainnya seperti Rapai Saman dan Tarek Pukat.[]