LANGSA – Sekelompok preman menghadang petugas Wilayatul Hisbah (WH) Langsa saat hendak membubarkan karaoke liar di sebuah ruko lantai dua, di Jalan Ahmad Yani, Langsa Kota, Minggu, 14 Februari 2016 sekitar pukul 01.30 WIB. Informasi adanya karaoke liar ini disampaikan masyarakat kepada petugas yang langsung bergerak ke lokasi.

“Karoake ala Medan, bercampur baur laki-laki dan perempuan dengan suara musik sangat keras lampu dimatikan,” ujar Kepala Dinas Syariat Islam Kota Langsa, Drs. H. Ibrahim Latif, MM kepada portalsatu.com.

Ibrahim Latif mengatakan petugas Syariat Islam dan WH yang mendatangi lokasi memergoki empat perempuan berpakaian seksi bercampur bau dengan pria di lantai dua ruko tersebut. 

“Mereka berdisko, berjoget ria,” katanya.

Keempat perempuan ini langsung diamankan petugas sementara para prianya berhasil kabur. “Laki-laki hanya satu orang yang berhasil diamankan,” katanya.

Penangkapan ini sempat diwarnai dengan upaya penghadangan oleh puluhan preman di lokasi. Namun berkat bantuan polisi, serangan para preman terhadap petugas berhasil digagalkan.

“Kasus ini sudah kita laporkan kepada pihak yang berwajib dan karoeke tersebut dalam waktu dekat kita minta Satpol PP untuk menutup paksa,” kata Ibrahim Latif.[](bna)