Jumat, Juli 19, 2024

Ini Kata Camat Tanah...

ACEH UTARA - Pemerintah sedang melakukan pendataan bangunan yang rusak akibat diterjang badai...

JPU Tuntut Lima Terdakwa...

BANDA ACEH - Jaksa Penuntut Umum menuntut empat terdakwa perkara dugaan korupsi pada...

Abu Razak Temui Kapolda,...

BANDA ACEH – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh H. Kamaruddin...

Diterjang Badai, Lapak Pedagang...

ACEH UTARA - Banyak lapak pedagang dan warung di sepanjang jalan Simpang Rangkaya,...
BerandaRebana Produksi Talumelito...

Rebana Produksi Talumelito Tembus Pasar Perancis

GORONTALO — Alat musik rebana produksi Dusun 4, Desa Talumelito, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo mampu menembus pasar internasional hingga ke negara Perancis.

Umar Husain, seorang perajin alat musik tradisional di dusun itu, Jumat (25/3) mengatakan bahwa 40 buah rebana dan dua gambusi produksinya, berhasil menembus pasar Perancis salah satu negara di Eropa.

“Saya pertama buat alat musik Wahulo (rebana), marawis dan gambusi pada tahun 2000 dan hanya menerima pesanan saja, tidak dititipkan atau dijual langsung kepada pembeli melalui toko,” katanya.

Selain dipasarkan di Gorontalo, rebana produksi Umar Husain juga banyak diserap pasar lokal Gorontalo dan pulau Jawa. “Saya membuat alat musik ini, karena pembuat alat musik rebana, marwas dan gambusi sudah tidak ada lagi regenerasinya, hanya yang tua-tua saja pada waktu itu ,” ia menjelaskan.

Harga rebana dijual tergantung ukuran dan bunyi yang dihasilkan, mulai Rp 1,5 juta hingga Rp 4 juta. “Namun produksi alat musik di sini cukup terkendala dengan masih minimnya alat pertukangan yang kami miliki,” katanya.

Umar berharap, kerajinan alat musik tradisional Gorontalo dapat dipelajari oleh pemuda dan pemudi Gorontalo agar ada generasi penerus pada masa mendatang.[]Sumber:republika

Baca juga: