SIGLI – Plt Gubernur Aceh, Mayjen Purnawirawan TNI Soedarmo mengatakan, proses rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan yang hancur akibat gempa di Pidie Jaya, Pidie dan Birueun, dimulai Januari 2017.
Hal itu dikatakan Gubernur, Rabu, 28 Desember 2016 saat meninjau konstruksi jembatan yang ambruk akibat gempa di Gampong Pusong, dan bangunan rumah warga yang hancur di Gampong Pasi Lancang, Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie.
Peninjauan ini untuk melihat langsung kondisi jembatan dan rumah warga di kawasan ini yang rusak akibat gempa, 7 Desember 2016 silam. Proses pembangunan kembali infrastruktur rusak segera dilaksanakan, kata Gubernur didampingi Plt Buparti Pidie, Munawar A. Djalil kepada portalsatu.com.
Anggaran pembangunan jembatan yang ambruk tersebut berdasarkan hasil pertemuan Bupati dengan BNPB diplotkan langsung dari Anggaran Pembangunan Belanja Nasional (APBN) 2017. Sedangkan untuk pembangunan rumah warga dilakukan secara sharing, APBN, APBA dan APBK 2017.
Selain pembangunan jembatan juga ditambah dengan pembangunan jalur evakuasi yang menjadi wewenang pusat, katanya.
Terkait dana sharing pembangunan rumah, menurut Soedarmo dialokasikan dari pusat melalui BNPB sebesar Rp 40 juta, dari provinsi diperkirakan sebesar Rp 20 juta dan dari kabupaten sebesar Rp 10 juta.
Gubernur yakin, awal Januari 2017 diperkirakan segera dilakukan eksekusi pembangunan rumah warga dan infrastruktur lainnya. Saat ini terkedala dengan berakhirnya tahun anggaran 2016. Harapan kita, awal Januari bisa langsung mulai membangun kembali, katanya.[]

