LHOKSUKON – Khairul Razi, 16 tahun, remaja penderita bocor katup jantung asal Gampông Rayek Pange, Kecamatan Pirak Timu, Aceh Utara, hari ini, Rabu, 6 April 2016 dibawa ke Rumah Sakit Umum Cut Mutia (RSUCM) Buket Rata, Lhokseumawe. Nantinya ia akan dirujuk kembali ke Rumah Sakit Umum Zainal Abidin di Banda Aceh.

Hal itu dikatakan orang tua Khairul Razi, Abdul Wahab Hamzah kepada portalsatu.com via telepon seluler. Saat ini dirinya sedang mengambil rujukan di Puskesmas Pirak Timu, karena menurut keterangan Kepala Puskesmas anaknya akan dirujuk ke RSUCM hari ini juga.

“Sesuai prosedur katanya setelah dibawa ke RSUCM, anak saya akan dirujuk lagi ke Banda Aceh yang berlanjut ke Jakarta untuk operasi. Semoga saja anak saya dapat sembuh, mengingat sakit ini sudah dideritanya sejak lahir. Saya memiliki delapan anak,” ujarnya.

Sepanjang hidup yang telah dijalaninya, Khairul kerap mengeluhkan sakit di persendian, tulang dan dada. Namun demikian semangatnya untuk ke sekolah tak pernah surut, meski kadang sering harus libur karena sakit. Ia juga aktif mengikuti les atau pelajaran tambahan. Saat ini ia duduk di bangku kelas III MTsN Matangkuli.

Abdul Wahab yang juga mantan Geuchik Rayek Pange itu menambahkan, dulu saat dirinya menjabat sebagai geuchik, sama sekali tidak terlintas untuk meminta uluran tangan pemerintah. Ia hanya membawa anaknya berobat ke Puskesmas dan RSUCM saja karena tidak punya biaya untuk berobat lebih jauh.

“Dulu awal tahun 2015 pernah saya bawa ke Banda Aceh, tapi hanya terhenti di situ saja. Dokter bilang kala itu harus bawa ke Jakarta untuk operasi. Saya tidak punya biaya, maka saya bawa pulang kembali ke rumah. Biaya pengobatan memang gratis, tapi biaya perjalanan dan makan kan tidak gratis,” ucapnya yang kini hanya bekerja serabutan.

Ia melanjutkan, ada lembaga dari Banda Aceh dan Lhokseumawe yang membantu membubuhkan nomor rekeningnya di media agar dirinya memiliki uang untuk biaya perjalanan ke Banda Aceh dan Jakarta.

“Hari ini saya diminta untuk print buku rekening karena ada bantuan yang masuk dari para dermawan. Tapi saya belum tahu berapa dana yang sudah masuk, mengingat saya belum ke bank. Ini masih di Puskesmas ambil surat rujukan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Pirak Timu, dr. Lukman Hakim mengatakan Khairul telah dirujuk ke RSUCM pukul 09.30 WIB tadi dengan menggunakan ambulans.

“Ia merupakan pasien lama yang sudah terdeteksi penyakit bocor jantung. Selama ini ia selalu berobat jalan di Puskesmas. Tahun lalu pihak keluarga juga telah membawanya ke Banda Aceh,” katanya.[](ihn)