TAKENGON Bencana runtuhnya tanah dan batu di tebing bukit di sisi utara Danau Laut Tawar, tepat di Gampong Mandale, Kecamatan Laut Tawar, Aceh Tengah, sekira pukul 12:30 WIB, Sabtu 22 April 2017, kembali menelan korban. Lima orang dilaporkan luka-luka akibat terkena reruntuhan tanah dan batu. Satu orang diduga hilang.
Kelima korban luka-luka adalah Hamzah, 52 tahun warga Bom, Takengon Timur, Arman, 45 tahun, dan Darlina Warta Konyel, Kecamatan Bintang, Taqwa dan Zulkifli, 45 tahun, warga Reja Bukit, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah.
Kepala BPBD Aceh Tengah Jauhari mengatakan, saat ini pihaknya fokus pada pencarian korban yang diduga hilang saat longsor terjadi. Korban diduga hilang itu bernama Ervan, 35 tahun, warga Gampong Simpang Empat, Gampong Reje Bukit, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah.
Korban luka-luka sudah kita evakuasi ke Badan Layanan Umum Daerah Datu Beru Takengon untuk mendapat perawatan medis, ujar Jauhari kepada wartawan jelang Magrib di lokasi bencana runtuhnya tebing bukit, Sabtu, 22 April 2017.
Informasi adanya korban hilang masih simpang siur. Pasalnya, sejumlah warga menyebutkan, semula kelima korban itu sedang memancing di pinggiran Danau Laut Tawar. Saat tebing bukit runtuh, mereka melarikan diri ke arah terjadinya asal reruntuhan. Sementara Ervan, 35 tahun, yang diduga hilang, melompat ke dalam danau.
Sedangkan informasi lain menyebutkan, korban reruntuhan tebing bukit itu merupakan para pengguna jalan yang melaju dari arah Kota Takengon menuju Kecamatan Bintang. Setibanya di lokasi, mereka ditimpa reruntuhan tebing bukit. Lima orang dilaporkan luka-luka, sementara satu orang diduga tertimbun material.
Informasi ini memang masih simpang siur, tapi kita coba lakukan pencarian dulu, baik itu di danau ataupun pada tumpukan tanah dan batu reruntuhan tebing bukit, kata Jauhari.
Satu unit alat berat juga terlihat disiagakan di lokasi reruntuhan. Sementara arus transportasi dari Kota Takengon menuju Kecamatan Bintang dialihkan ke jalur barat Danau Laut Tawar.[]



