SUBULUSSALAM – Ribuan masyarakat Jawa Transmigrasi, Desa Mukti Makmur dan Makmur Jaya, Kecamatan Simpang Kiri menghadiri kampanye dialogis pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Subulussalam Nomor urut 4, H. Affan Alfian Bintang, S.E dan Irwan Faisal, S.H, Sabtu, 26 Oktober 2024.

Kehadiran paslon yang mengusung tema “Sahabat Semua Suku” ini di permukiman transmigrasi disambut antusias masyarakat untuk hadir dalam kampanye dialogis perdana paslon incumbent ini.

Tim Pemenangan Bintang-Faisal, Zulyadin mengatakan antusias masyarakat terhadap pasangan BISA mulai terlihat sejak acara penyambutan dengan tarian adat Jawa, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kehadiran Bintang-Faisal mendapat sambutan hangat dari para tokoh dan masyarakat setempat.

Seperti yang dikemukakan tokoh masyarakat (Tomas) Transmigrasi, Guanawan dan Sumarno menyatakan dukungan penuh kepada Affan Alfian dan Irwan Faisal maju di Pilkada 2024.

“Semua sambutan tokoh tersebut menyampaikan dukungan penuh terhadap pasangan BISA,  mereka juga menyampaikan dengan kejadian di KIP beberapa waktu yang lalu dimana BISA sudah dianulir karena persoalan suku. Kejadian ini bukan hanya melukai sosok Pak Bintang tapi ini juga sudah mulukai rasa keadilan bagi suku – suku minoritas di Kota Subulussalam,” kata Zulyadin mengutip sambutan Tomas Transmigrasi Mukti Makmur dan Makmur Jaya.

Zulyadin bilang, para Tomas Jawa Trasmigrasi sangat sepakat slogan yang diusung Bintang-Faisal adalah sahabat semua suku. Hal ini, mengingat kota yang mekar dari Kabupaten Aceh Singkil ini, dihuni beragam suku, yang harus menjadi simbol persatuan dan kesatuan.

Irwan Faisal mengatakan bahwa titik pembangunan ke depan adalah fokus pada jalan penghubung transimigrasi seperti akses Simolap Makmur Jaya, Belukur – Lae Saga dan akses Rantau Panjang Siolang Aling.

Dalam acara dialogis tersebut, salah satu tokoh meminta pasangan BISA jika terpilih akan selalu mengadakan perayaan HUT transimigrasi. Usulan ini langsung direspon Affan Alfian, jika terpilih ai berjanji akan memplotkan anggaran untuk kegiatan Hari Bhakti Trasmigrasi yang diperingati setiap 12 Desember dengan mengadakan perayaan dan parade Budaya Jawa.[]