LHOKSUKON – Masyarakat Gampong Alue Seumambu, Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara dihebohkan dengan munculnya ribuan ulat berukuran besar dari rumah tak berpenghuni di gampong setempat. Warga merasa khawatir, karena selain berukuran besar dan memakan daun pohon, ulat itu juga menempel di dinding rumah tersebut.

“Ulat itu jumlahnya sangat banyak, mungkin ribuan. Belum pernah ada kejadian seperti ini. Apalagi ukurannya sangat besar, bahkan ada yang sebesar jempol kaki, tapi lebih panjang,” kata Rafasah, 46 tahun, warga setempat kepada portalsatu.com, Selasa, 3 Januari 2017.

Rafasah menyebutkan, ribuan ulat itu muncul sejak tiga hari lalu. “Saya sangat terkejut ketika bangun pagi melihat daun pohon sentul hanya tinggal ranting, tidak ada sehelai daun pun tersisa. Ulat-ulat itu juga menempel di dinding dan pagar rumah kosong tersebut,” ujarnya.

M. Yunus, 41 tahun, warga lainnya di gampong itu mengatakan, ulat itu mulai berkembang biak, dan sebagian menjadi kepompong.

“Ada yang sudah menjadi kepompong, tapi jumlah anak ulatnya terus bertambah. Saat dipukul, ulat berwarna hijau-putih itu mengeluarkan cairan berwarna merah,” ucapnya.

Yunus menambahkan, ulat itu muncul secara tiba-tiba di rumah kosong yang telah ditinggalkan penghuninya sejak lima bulan lalu.

“Dulu rumah itu ditempati janda lima anak, tapi ia sudah pindah karena berkasus di gampong. Kejadian ini sempat menghebohkan warga, sejak kemarin ramai yang datang mengambil gambar,” ujar Yunus.

Sementara itu, Teungku Asnawi, tokoh masyarakat Alue Seumambu berharap pemerintah melalui dinas terkait segera turun ke lokasi mengingat ulat itu jumlahnya ribuan.

“Kami khawatir ulat itu semakin banyak jumlahnya dan bisa menyebar ke daerah lain. Jika itu terjadi, maka pepohonan di sini hanya akan menyisakan ranting dan dahan. Kami harap dinas terkait bisa turun ke lokasi,” pungkasnya.[]