Jumat, Juli 19, 2024

Ini Kata Camat Tanah...

ACEH UTARA - Pemerintah sedang melakukan pendataan bangunan yang rusak akibat diterjang badai...

JPU Tuntut Lima Terdakwa...

BANDA ACEH - Jaksa Penuntut Umum menuntut empat terdakwa perkara dugaan korupsi pada...

Abu Razak Temui Kapolda,...

BANDA ACEH – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh H. Kamaruddin...

Diterjang Badai, Lapak Pedagang...

ACEH UTARA - Banyak lapak pedagang dan warung di sepanjang jalan Simpang Rangkaya,...
BerandaNewsRiska Nanda; Presenter...

Riska Nanda; Presenter Muda dari FKIP Unsyiah

NAMANYA adalah Riska Nanda. Ia adalah Duta Wisata Banda Aceh Wakil IV. Nanda, demikian ia akrab disapa, juga tercatat dengan mahasiswa FKIP Bahasa Inggris Universitas Syiah Kuala.

Gadis cantik ini merupakan pecinta travelling, suka nonton, dan mendengarkan lagu yang berbahasa Inggris.  

“Ini untuk melatih kemampuan berbahasa Inggris,” ujar gadis kelahiran Banda Aceh, 25 Juni 1994 ini.

Putri dari pasangan Muhammad Jamal dan Rafnidar S.E ini mengaku sudah berkecimpung dalam dunia organisasi Sekolah Dasar Negeri 50 Banda Aceh. Saat itu, ia aktif seperti dokter kecil, PMR, dan Pramuka.

“Meskipun hanya memilih diri sebagai anggota saja. Namun saya sangat senang bisa berkumpul dan belajar sambil travellig bersama orang-orang luar,” kata anak kedua dari empat bersaudara ini.
 
Saat berstatus sebagai siswi SMP Negeri 7 Banda Aceh, Riska Nanda masih melanjutkan aktivitasnya di gerakan Pramuka, PMR, dan OSIS. 

Keaktifan Riska Nanda dalam berbahasa Inggris mulai dia rancang sejak masuk SMK Negeri 1 Banda Aceh. Dia terus melatih kemampuan berbahasa Inggris-nya, Riska Nanda mengaku termotivasi dari guru-gurunya yang sering berkomunikasi dalam bahasa Inggris, termasuk Jurusan Pariwisata yang dipilih, memberi tugas tuntutan untuk memperdalam kemampuan berbahasa asing.
 
Aktif dan terampil dalam berbahasa, Riska Nanda menjadi siswi berprestasi di kelasnya, dia juga terdaftar dalam pemanduan sertifikasi HPI (Himpunan Pariwisata Indonesia). 

Riska Nanda kemudian melanjutkan studinya ke FKIP Bahasa Inggris Unsyiah, dan tergabung di ESA (English Student Asosiation). Dia bergerak pada devisi olahraga. “Memilih devisi olahraga, karena aku suka tantangan,” kata Riska Nanda sambil tersenyum.

Selain duta wisata Banda Aceh Wakil IV, Riska Nanda bekerja sebagai presenter new reader TVRI Aceh. Kegiatannya sebagai duta lebih banyak terjun ke lapangan, seperti saat penggalangan dana untuk Gaza. 

Riska Nanda turun tangan menggalang dana dengan berjualan gantungan kunci. Riska Nanda lebih memilih lingkungan outdoor dibanding indoor. Riska Nanda terpilih sebagai liaison officer di peringatan 10 tahun tsunami, menghandle duta besar dari 53 negara yang membantu Aceh.

Riska Nanda juga salah satu duta wisata Banda Aceh yang lulus seleksi sebagai penghubung antara duta besar 53 Negara dengan panitia pelaksana, serta memandu duta besar 53 Negara selama di Aceh.

“Jadi duta wisata tidak hanya sekedar memakai slempang yang melekat di pundak, namun mengabdikan diri sepenuh hati untuk memajukan pariwisata di kota tercinta,” ujarnya. [] (MAL)

Laporan Maisarah Kim
 

Baca juga: