Minggu, Juli 21, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaRound Table Discussion;...

Round Table Discussion; Bagaimana Menuju Pilkada Aceh Damai dan Bermartabat

BANDA ACEH – Forum Aksi Bersih Pilkada Aceh (FRAKSI PilkadA) menggelar diskusi meja bundar (Round Table Discussion) terkait persiapan pelaksanaan Pilkada di Aceh. Diskusi berlangsung di Aula Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Rabu, 22 Juni 2016.

Diskusi yang diadakan oleh forum hasil inisiasi beberapa tokoh OKP, Ormas, aktivis sosial, aktivis politik, akademisi dan kalangan profesional tersebut menghadirkan berbagai stakeholder penting di Aceh. Menurut Ketua Panitia, Alimuddin , panitia turut mengundang diantaranya Kapolda Aceh, Pangdam IM, Komisioner KIP Aceh, Bawaslu, Panwaslih, DPRA, SKPA, para Ketua Parpol, Para Rektor Perguruan Tinggi, Para Akademisi, Pengamat, Para Ketua Organisasi Sayap Partai, Para Ketua Tim Pemenangan dan relawan kandidat gubernur, wartawan, para ketua organisasi masyarakat, dan para Ketua OKP di level Provinsi Aceh.

“Acara yang bertema ‘Sinergisasi antar Stakeholder, Menuju Pilkada Aceh Damai dan Bermartabat’ ini diawali dengan kegiatan diskusi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan deklarasi pilkada damai dan ditutup dengan buka puasa bersama,” ujar Alimuddin.

Sementara Koordinator FRAKSI PilkadA, Zubaidah Azwan mengungkapkan, diskusi ini merupakan diskusi besar yang diadakan dengan menghadirkan berbagai stakeholder untuk saling bicara tentang Pilkada damai. “Sebelumnya kita sudah melakukan beberapa kali diskusi kecil dengan lintas komunitas, seperti komunitas akademisi, komunitas seni, komunitas disabilitas, dan komunikat awak media,” kata Ida.

Di sisi lain, Juru Bicara FRAKSI PilkadA, Mirza Fanzikri berharap diskusi ini mampu mendorong semangat stakeholder dan masyarakat , agar ikut terlibat dan mengambil peran secara aktif dalam mewujudkan Pilkada Aceh 2017 yang damai dan tertib konstitusi.

“Mendorong Pilkada Aceh berjalan sesuai konstitusional dan beretika adalah pekerjaan mulia yang menjadi tanggung jawab semua kalangan, baik pemerintah, politisi, akademisi, aktivis, pekerja professional, dan masyarakat umum. Kita hadir untuk memberikan edukasi politik bagi masyarakat agar mayoritas masyarakat Aceh sadar dan tergugah hatinya untuk bersatu mengawal Pilkada berjalan bersih, jujur, dan santun. Kami mayakini bahwa kepedulian masyarakat Aceh dalam mengkampanyekan pilkada damai akan menjadi kekuatan baru dalam mengawal demokrasi yang berkualitas di Aceh,” kata Mirza.[](bna)

Baca juga: