Sabtu, Juli 13, 2024

Jabatan Pj Bupati Aceh...

ACEH UTARA - Masa jabatan Penjabat Bupati Aceh Utara, Dr. Mahyuzar, genap satu...

Panwaslih Aceh Instruksikan Buka...

BANDA ACEH - Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh menginstruksikan Panwaslih Kabupaten/Kota segera membuka...

KAMMI Sebut Perlu Forum...

BANDA ACEH - Pengurus Daerah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Banda Aceh...

Atlet Popda Gayo Lues...

BLANGKEJEREN - Pertandingan POPDA ACEH ke-XVII yang sedang berlangsung saat ini menjadi perhatian...
BerandaRSUTP Abdya Ditutup...

RSUTP Abdya Ditutup Sementara, Kecuali Ruangan Ini

BLANGPIDIE – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menutup Rumah Sakit Umum Teungku Peukan (RSUTP) selama 14 hari akibat kasus Covid-19 terus bertambah. Hingga Ahad, 2 Agustus 2020 sudah 21 orang terkonfirmasi positif Covid-19, 15 di antaranya tenaga kesehatan.

Berdasarkan surat pemberitahuan nomor 050/842/2020, ditandatangani Bupati Abdya Akmal Ibrahim, RSUTP Abdya ditutup mulai 3 hingga 16 Agustus 2020. Namun, Instalasi Gawat Darurat (IGD), apotek, ruang haemodalisa, Unit Transfusi Darah (UTD), dan Ruang Isolasi Khusus (RIK) Covid-19 tetap buka seperti biasa. 

Dinas Kesehatan Aceh Barat Daya diminta menyampaikan ke seluruh Puskesmas agar melakukan perawatan secara intensif masing-masing Puskesmas Rawat Inap, dan tidak merujuk pasien ke RSU Teungku Peukan Kabupaten Aceh Barat Daya sampai adanya surat pemberitahuan selanjutnya.

Bagi pasien memerlukan obat khusus seperti TB-MDR, obat jantung, obet diabetes millitus, obat epilepsi, dan lain-lain tetap akan dilayani setiap Rabu setiap minggunya.

Pasien bersifat darurat (emergency) memerlukan rujukan, maka akan dirujuk ke rumah sakit terdekat. Rujukan tersebut harus melalui Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Teungku Peukan Kabupaten Aceh Barat Daya.

“Atas pertimbangan yang sangat teknis, untuk jangka waktu 14 hari ke depan RSUTP harus saya tutup sebagian,” kata Bupati Abdya, Akmal Ibrahim melalui akun facebook-nya, Ahad, 2 Agustus 2020.

Akmal mengingatkan masyarakat agar tetap semangat, jangan panik dan takut. Namun, harus selalu disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.[]

Baca juga: