BANDA ACEH – BLUD Zainal Abidin dan Rumah Sakit Persahabatan Jakarta menandatangani Memorandum of Understanding (Mou) untuk pelayanan, pendidikan dan penelitian penyakit paru-paru. Penandatanganan kerjasama tersebut berlangsung di ruang Aceh 1 Hermes Palace Hotel Banda Aceh, Kamis, 5 Mei 2016.
Direktur RSZA dr. Fachrul Jamal, Sp.An, KIC mengatakan, pihak Rumah sakit Zainal Abidin sangat senang dengan kerjasama ini karena lebih memudahkan pihak rumah sakit meminta bantuan apabila dalam kondisi darurat.
“Dalam hal ini juga tidak bersifat bisnis, kecuali apabila diperlukan tenaga ahli yang kita datangkan ke Aceh,” kata dr. Fachrul Jamal kepada media.
Selain itu tiga bidang kerjasama juga sangat membantu Aceh dalam menciptakan spesialis-spesialis paru, selain melalui riset juga dapat saling bertukar data penderita penyakit paru-paru.
Sementara Direktur Rumah Sakit Persahabat Jakarta dr. Mohammad Ali Toha, MARS mengatakan, pihaknya sangat berharap kerjasama ini dapat saling berbagi karena setiap hasil riset akan dibagikan juga.
“Sekaligus bisa mendapatkan info data penyakit paru dan pernafasan di Aceh,” tambah dr. Mohammad Ali Toha, MARS.
Ia menjelaskan juga saat ini pihaknya sedang mendorong pemerintah untuk membangun rumah sakit khusus yang dapat menjadi rujukan untuk penyakit paru.
Penandatanganan MoU tersebut merupakan rangkaian kegiatan Konferensi Kerja Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI). Acara tersebut dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Drs. Dermawan, M.M yang dihadiri Ketua Pusat PDPI dr. Arifin Nauras, Ketua Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) Prof. dr. Wiwin Heru Wiyono, Kepala Dinas kesehatan Aceh, Ketua Komisi VI DPR Aceh Iskandar Daod, dan ratusam peserta konferensi.
Direktur RSZA Fachrul Jamal dan Direktur RS Persahabatan Jakarta Mohammad Ali Toha menandatangani MoU pelayanan, pendidikan, dan riset penyakit paru, disaksikan Sekda Aceh Dermawan.[](ihn)

