SIGLI – Rumah milik M. Ali (55) di Gampong Krueng Sekuek, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie ludes terbakar, Sabtu, 22 Oktober 2016, sekira pukul 01.00 WIB dini hari. Diduga sumber api akibat hubungan arus pendek listrik.

M. Ali yang merupakan seorang petani itu mengalami luka bakar di bagian wajah, matanya perih, sehingga sulit melihat. Korban mengalami luka bakar ketika saat menyalamatkan anaknya. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Kerugian ditaksir Rp90 juta lebih.

Camat Kecamatan Tangse Jakfar kepada portalsatu.com mengatakan, rumah berkontruksi kayu dengan dapur semi permanen, rata dengan tanah akibat kebakaran itu. Sumber api, menurutnya, berasal dari bagian dapur rumah yang kemudian membakar seluruh bangunan itu.

“Dugaan sementara sumber api dari konslet listrik di bagian dapur rumah yang dihuni sepuluh orang di dalamnya,” terang Camat Tangse.

Saat kejadian, penguni rumah yaitu M. Ali, istrinya, lima anaknya serta tiga keponakan mereka sedang tidur. Tiba-tiba  M. Ali terbangun karena kepanasan dan mencium bau kebakaran. “Begitu dilihat api sudah membesar di bagian dapur, dia langsung membangunkan seluruh penghuni rumah untuk keluar,” ujar Jakfar.

Saat yang lain sudah keluar rumah M. Ali masuk menerobos api untuk menyelamatkan anaknya, sehingga berahasil diselamatkan meski dia mengalami luka bakar di bagian mukanya.

Api baru berhasil dipadamkan oleh warga beberapa jam kemudian, namun bangunan rumah beserta isinya tidak berhasil diselamatkan karena api begitu cepat membesar.

Unrtuk sementara, kata Camat, Muspika beserta masyarakat melakukan pembersihan puing–puing bangunan dan sudah menyalurkan bantuan kepada korban. “Kami bersama Koramil dan Polsek sudah menyalurkan bantuan kepada korban. Bahkan dari masyarakat gampong Krueng Sekuek pun sudah memberikan bantuan,” tutur Jakfar.[]