SABANG – Pemerintah Kota Sabang malam tadi resmi meluncurkan Kota Sabang sebagai destinasi wisata halal atau halal tourism. Peluncuran dilakukan dalam konser bertajuk “Syiar dan Syair dari Sabang untuk Nusantara” yang dimeriahkan oleh grup nasyid asal Malaysia, Raihan, di arena Sabang Fair, Rabu, 20 April 2016.

Acara ini juga dihadiri Ustaz H. Haslin Baharim dan Ustaz Dr. H. Abdullah dari Malaysia. Pencetusan Kota Sabang sebagai kawasan wisata halal ditandai dengan pemukulan rapai oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Sabang M. Daud S.E, M.M, bersama personel Raihan, rombongan dari Malaysia, serta tim Komite Nasional untuk Rakyat Palestina Wilayah Aceh.

Salah satu personel Raihan, Cek Amran Idris, kepada portalsatu.com usai acara itu malam tadi mengatakan, konser Syiar dan Syair merupakan upaya pihaknya dalam mempromosikan Sabang sebagai wisata Islami agar dikenal dunia.

“Raihan pertama tampil di Sabang dalam rangka promosi Aceh sebagai wisata muslim, bukan hanya di peringkat Nusantara tapi juga antarbangsa, di samping juga memajukan kota wisata Islam,” kata Amran.

Ia mengatakan, Raihan juga akan mempromosikan daerah-daerah selain Sabang yang ingin menghidupkan wisata halal di daerah, khususnya di Provinsi Aceh.

“Raihan amanah untuk lebarkan negara- negara yang ingin membangunkan wisata muslim khusunya di Aceh. Di segi permulaan bagitu bagus penyambutan, insya Allah akan ada lagi acara yang bersesuaian di Sabang,” katanya.

Mereka juga akan mempromosikan wisata alami yang ada di Sabang pada setiap daerah yang mereka kunjungi, khususnya di negara-negara yang telah mencetuskan halal tourism.

RAIHAN juga berjanji, dalam perjalanan, pihaknya akan mempromosikan wisata natural yang dimiliki Sabang kepada daerah yang disinggahi, khususnya negara- negara yang telah mencetuskan Halal tourism.

Dalam konser itu, tim KNRP Wilayah Aceh berhasil mengumpulkan sumbangan dari masyarakat Sabang untuk Palestina sebesar Rp 11.500.000, 459 RM, 1 riyal dan 7 dolar Singapura.[](ihn)