SABANG – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Hasballah, S.Ag., menyebut Sabang memiliki peran strategis untuk mendukung potensi minyak dan gas di Blok Andaman Aceh. Dia menilai sudah tepat jika Mubadala Energy memilih Sabang untuk dijadikan shorebase atau fasilitas pusat logistik.

“Dengan berbagai keunggulan yang dimilikinya, termasuk ketersediaan lahan, fasilitas pelabuhan, dan dermaga yang mumpuni, Sabang mampu menjadi tulang punggung logistik bagi industri migas di wilayah tersebut,” kata Hasballah di Kota Sabang, Rabu, 30 April 2025, dikutip Kamis (1/5).

Menurut Hasballah, secara infrastruktur posisi Sabang strategis karena ketersediaan lahan dan dukungan fasilitas pelabuhan yang memadai. “Dengan optimalisasi potensi ini, Sabang dapat menjadi pusat logistik untuk mendukung operasional industri migas di Blok Andaman.

Hasballah menilai faktor pendukung lainnya, seperti masyarakat Sabang selain sangat heterogen juga menerima investasi. “Bisa dilihat dari kunjungan wisatawan lokal, nusantara dan internasional”.

Dia menyebut lingkungan yang kondusif serta jaminan keamanan menjadikan Sabang sebagai pilihan paling rasional dan strategis bagi investasi di sektor migas. “Aspek keamanan dan kenyamanan menjadi faktor utama yang membuat Sabang semakin menarik bagi para investor. Yang perlu saya sampaikan, Sabang ini aman dan nyaman,” ucap Hasballah.

Hasballah menegaskan keamanan adalah elemen krusial dalam pengambilan keputusan investasi, terutama di sektor strategis seperti energi. “Para investor mencari stabilitas dan kepastian dalam menjalankan bisnis mereka. Jika suatu wilayah dianggap tidak aman, maka investasi sulit untuk tumbuh dan berkembang”.

Menurut dia, dengan berbagai keunggulan tersebut, tidak ada alasan bagi Mubadala Energy untuk tak memilih Sabang sebagai shorebase dalam mendukung operasional Blok Andaman. “Karena pengembangan shorebase di Sabang diharapkan mampu menarik lebih banyak investasi, menciptakan lapangan kerja, dan mempercepat pembangunan infrastruktur,” ujarnya.

“Dengan dukungan kebijakan yang tepat serta sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat, Sabang berpeluang menjadi pusat logistik maritim yang berdaya saing tinggi di tingkat regional maupun global,” pungkas Hasballah.[]