REZKA Kenara Bintang Putra saat ini sedang berada di Malaysia untuk mengikuti ASEAN Student Entrepreneurship Network (ASENet) di Universitas Sains Malaysia yang dihelat dari 20-23 Januari 2016. Kreativitasnya dalam menciptakan sabun aroma kopi telah mengantarnya mengikuti ajang bergengsi itu.

Anak muda yang berasal dari Bintang, Aceh Tengah itu biasa dipanggil Ken. Ia baru saja lulus kuliah dengan predikat cumlaude dari Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Jurusan Teknologi Pertanian. Sesuai dengan jurusannya yang spesifik dalam mengolah hasil pertanian, Ken berharap bisa serius mengembangkan eksperimen sabun aroma kopinya dan juga beberapa aroma lain yang khas Aceh yaitu jeumpa atau cempaka dan seulanga atau kenanga.

“Saya punya cita-cita produk tersebut bisa saya kembangkan dan punya brand sendiri seperti Body Shop atau Bali Alus,” kata Ken kepada portalsatu.com melalui surat elektronik, Kamis, 21 Januari 2016.

Ia juga menyukai dunia memasak dan berkeinginan menjadi pengusaha bidang kuliner suatu hari nanti. Ken bisa dikatakan salah satu potret anak muda yang ideal. Tak hanya punya prestasi bagus di akademik, tapi juga pandai bersosialisasi di lingkungannya. Ia menyukai dunia organisasi baik di lingkungan kampus maupun luar kampus. Sejumlah pengalaman berharga pun telah ia dapatkan.

Misalnya saja, berkat pengetahuannya tentang budaya dan potensi kelautan Aceh telah meloloskan Ken sebagai wakil Provinsi Aceh dalam kegiatan Kapal Pemuda Nusantara Sail Raja Ampat pada 2014. Di tahun itu pula ia terpilih menjadi pemenang Program Mahasiswa Wirausaha dengan produk andalan “Sabun Kopi Jeumpa dan Seulanga”.

Lahir dan besar di 'negeri kopi' membuat pengetahuan Ken tentang kopi tak perlu diragukan lagi. Tak heran jika predikat sebagai Duta Kopi Gayo berhasil diraihnya pada tahun 2015 lalu. Kini, mantan Ketua Bidang Organisasi Himpunan dan Wakil Ketua Paguyuban Daerah itu aktif sebagai anggota Leader of Creativity.

“Organisasi membuat pribadi saya bertumbuh dan menjadi sarana untuk mengaplikasikan pengetahuan saya kepada masyarakat,” katanya.

Berkat segudang pengalamannya itu, tahun itu ia didaulat menjadi ketua panitia untuk kegiatan “Gean Peace” yaitu training tentang perdamaian yang mengajarkan anak muda tentang manajemen konflik, negosiasi, mediasi dan hal lain yang berkaitan dengan perdamaian.

“Kemarin juga baru lulus kuliah dengan predikat cumlaude, saat ini fokus ke pengembangan usaha sabun aroma kopi dan harapannya bisa punya brand sebesar Body Shop atau yang paling memungkin punya usaha seperti Bali Alus yang fokus dalam bidang kosmetika menggunakan rempah rempah dari Indonesia,” katanya.[] (ihn)