BANDA ACEH – Satu unit rumah warga milik Teungku Bahren (57) yang berada di Dusun Bunot, Gampong Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, mengalami kerusak akibat diterjang angin kencang, Kamis, 13 Juli 2017.

“Karena angin kencang, tidak ada karena lain,” kata Bahren kepada portalsatu.com.

Kejadian angin kencang yang melanda daerah tersebut diperkirakan pukul 14.30 WIB dan baru diketahui Teungku Bahren setelah anaknya datang memberikan kabar bahwa atap rumahnya telah rusak.

“Waktu kejadian lagi di kedai (warung), tidak ada orang di rumah. Tahunya waktu anak-anak bilang, mak atap rumah udah terbang,” katanya.

Terkait kerugian, Teungku Bahren tidak mengetahui berapa kerugian yang dialaminya. Akan tetapi dia masih bersyukur tidak ada keluarganya yang mengalami luka selain hanya material atap rumah.

“Kalau kerugian saya tidak tahu. Kerusakannya hanya ini aja, atap,”  ungkapnya.

Sehubungan dengan itu, tidak lama pasca kejadian tersebut Wakil Wali Kota Banda Aceh, Zainal Arifin beserta Dinas Sosial dikatakan Teungku Bahren sempat mengunjungi lokasi rumah mereka.

“Tadi ada datang pak wakil sama ada orang dari dinas sosial,” katanya.

“Pak wakil bilang akan beri bantuan besok peralatan dapur, mie, telur, beras, minyak. Nyo pat neu eh malam nyo? Rumoh aneuk jawab lon (Di mana tidur malam ini? Rumah anak, saya jawab),” katanya lagi.

Meski akan diberikan bantuan sembako oleh Pemerintah Kota Banda Aceh, Teungku Bahren berharap bantuan tersebut lebih kepada material rumah berupa atap seng dan kayu maupun terpal untuk sementara waktu.[]