BLANGKEJEREN — Setelah SU, satu warga Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues dinyatakan positif terinfeksi Coronavirus Disease-2019 (Covid-19), penduduk satu dusun akan diuji dengan rapid test. Sementara 14 orang yang pernah kontak langsung dengan SU sudah dikarantina.
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Gayo Lues, dr. Safwan bersama Kadis Kominfo Said Idris Wintareza, dan Direktur RS Muhammad Ali Kasim dr. Mutia, Rabu, 6 Mei 2020, di Balai Musara, Blangkejeren menjelaskan, dusun tempat tinggal SU saat ini sedang dalam pengawasan, semua aktivitas yang melibatkan orang banyak dibatasi.
“Tim Gugus akan melakukan rapid test terhadap seluruh warga satu dusun tempat tinggal pasien positif Covid-19 di Kecamatan Putri Betung, hal ini kita lakukan guna menghindari transmisi dalam suatu daerah,” katanya.
Untuk 14 orang yang pernah kontak langsung dengan pasien positif Covid-19, lanjut Safwan, semuanya sudah dilakukan rapid test di Balai Latihan Kerja (BLK) Blangkejeren, hasilnya semuanya negatif, dan mereka menunggu rapid test kedua. Kalau hasil kedua negatif berarti sudah bisa pulang, tapi kalau ada yang positif akan dilakukan uji swab.
Meski demikian, Safwan belum bisa memastikan kapan rapid test warga satu dusun itu dilakukan. Pasalnya, alat untuk rapid test masih dalam pemesanan. “Kita sudah pesan 200 alat rapid test dari pihak ketiga. Sebelumnya kita sudah minta 500 alat rapid test dari provinsi, tapi belum dikirim juga,” jelasnya.[**]


