BANDA ACEH – Abdullah Puteh akhirnya memantapkan pilihannya kepada Sayed Mustafa Usab Al-Idroses untuk menjadi wakilnya pada Pilkada 2017 mendatang. Mantan Gubernur Aceh tersebut tertarik dengan Sayed Mustafa Usab karena sosok ini dinilai peduli dengan masyarakat pantai Barat Selatan.

“Sehingga tidak ada lagi saudara kita di pantai  barat selatan yang merasa kurang mendapat kepedulian dari pemerintah Aceh,” kata Abdullah Puteh saat menggelar konferensi pers di Posko Pemenangan, di jalan T Hasan Dek, Beurawe, Banda Aceh, Selasa, 2 Agustus 2016.

Puteh mengakui kriteria calon wakil yang menemaninya lewat jalur independen, telah memenuhi persyaratan untuk penyeimbang dirinya maju sebagai calon Gubernur Aceh. Menurutnya ada beberapa calon yang ingin menjadi wakilnya. Namun setelah melakukan survey elektabilitas, mantan anggota DPR RI dari PAN itu dinilai memiliki tiga indikator pendukung. Salah satunya adalah ketokohan yang dapat memberi elektabilitas ke depan dan mempunyai representasi wilayah.

“Saya sangat ingin membantu kegetiran, kesedihan masyarakat di Pantai Barat Selatan. Maka jika dilakukan dengan tangan kanan saya (wakilnya) maka akan lebih sempurna, dan inilah momentum membangun Aceh yang sedang dilanda kegetiran,” katanya.

Menurut suami Marlinda Poernomo tersebut, Sayed Mustafa Usab juga memiliki visi mempersatukan masyarakat Aceh dalam satu wadah demi masa depan dan pembangunan daerah ke depan. Puteh juga menyebutkan mantan Ketua Tim Pemenangan Doto Zaini itu berasal dari Nagan Raya. Sementara Abdullah Puteh kelahiran Idi Rayeuk.

“Jadi inilah kombinasi Aceh bagian timur dan Aceh pantai barat selatan. Jika berhasil nanti maka saya akan tugaskan Sayed Mustafa untuk membangun pantai barat selatan,” kata Abdullah Puteh.

Di sisi lain, Abdullah Puteh turut mengungkapkan telah melengkapi semua syarat melaju dari jalur independen. Hingga saat ini, Puteh telah mengumpulkan 190 ribu KTP dari total 153 ribu yang dibutuhkan calon perseorangan sesuai ketentuan perundang-undangan.[](bna)