SUBULUSSALAM – Kepala Dinas Pendidkan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Subulussalam, H. Sairun, S. Ag mengatakan SDN1 Penanggalan akan dipersiapkan untuk menjalankan program sekolah pilot project untuk wilayah Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam.
Hal itu disampaikan Sairun saat mendampingi Wali Kota Subulussalam H. Affan Alfian Bintang, S.E pada peresmian pemakaian gedung lantai dua SDN1 Penanggalan, Senin, 19 Desember 2022. Pembangunan gedung dua tingkat yang terdiri dari beberapa Ruang Kelas Belajar (RKB) itu bersumber dari dana Otsus 2022.
“Bahwa SDN1 penanggalan akan dipersiapkan tahun 2023 menjalankan program sekolah pilot project untuk Kecamatan Penanggalan,” kata Sairun.
Ia menjelaskan, untuk menuju program tersebut langkah pertama yang harus dipersiapkan adalah pembenahan infrastruktur. Dengan selesainya bangunan dua lantai ini dianggap sudah siap menjalankan program pilot project, yang menjadi salah satu program prioritas Wali Kota Subulussalam di sektor pendidikan.
Setelah itu, kata Sairun,
proses persiapan teknis mulai dari merancang program pembelajaran, pembenahan guru dan perlengkapan pembelajaran akan dilakukan secara bertahap di tahun depan, sebagai persiapan menuju sekolah pilot project SDN1 Penanggalan.
Dalam peresmian tersebut, Wali Kota Subulussalam, Affan Alfian menyerahkan laptop untuk operator bagi sekolah yang jumlah siswanya di bawah 60 siswa. Pemberian leptop ini sebagai salah satu kebijakan dinas pendidikan untuk pemerataan penerima bantuan dan sekaligus mensukseskan target Disdikbud ke depan mewujudkan sekokah berbasis IT .
“Sekokah-sekolah kita ke depan mau tidak mau harus siap dengan perkembangan digitalisasi, saat ini dunia digitalisasi bukan saja merambah pada aspek ekonomi sosial, tapi juga pendidikan. Kalau kita tidak siap maka kita siap-siap terbelakang,” kata Kepala Disdikbud Sairun.
Ia menekankan kepada kepala sekokah penerima bantuan laptop, aga dijaga sebaik mungkin digunakan untuk kepentingan sekolah. Sairun juga berpesan kepada kepsek, agar melakukan inovasi, program dan strategi menuju pendidikan Kota Subulussalam yang berkualitas.
“Saya dorong seluruh kepala sekolah terima kritikan yang baik, sekalipun datang dari anak kecil, abaikan kritikan yang hanya tahu menyalahkan. Sekalipun datang dari orang yang kalian anggap dewasa,” pungkas Sairun.[]





