BANDA ACEH – Sekolah PAKAR (Pusat Kajian Analisis dan Advokasi Rakyat Aceh) memasuki minggu ke empat sejak dibuka.

Kegiatan yang berlangsung pada 21 Mei 2016 diisi dengan materi “Politik dan Media Massa”. Materi tersebut  dikupas langsung oleh Jurnalis Senior Aceh Yarmen Dinamika dan mendapat antusiasme dari para peserta Sekolah PAKAR.

Dalam kesempatan ini, Yarmen Dinamika menyampaikan bahwa dengan adanya kegiatan ini bisa menambah ilmu dan kapasitas mahasiswa di luar pendidikan formal yang tidak tercakup dalam kurikulum perguruan tinggi, seperti teknis menulis, speaking, menjadi moderator, menjadi pimpinan sidang. Hal itu menjadi kebutuhan dasar kita sebagai manusia yang hidup di era modern.

“Selain itu, mahasiwa yang ikut dalam kegiatan ini dialah yang mau berkembang, karena untuk memiliki publik speaking yang bagus, smartriting yang bagus, mananjemen yang bagus ini sangat dibutuhkan untuk menjadi seorang pakar, suatu saat nanti setelah mereka keluar dari sekolah ini menjadi seoarang pakar sesuai bidang masing-masing,” kata Yarmen.

Dalam siaran persnya, ketua panita sekolah Pakar dan juga pengurus DPP PAKAR ACEH, mengatakan pihaknya sebagai penyelenggara kegiatan ini berharap bisa membawa mamfaat bagi mereka, dan nantinya setelah mereka selesai mengikuti sekolah pakar mereka mampu berbicara di tempat umum dengan baik serta dapat menganalisa gejala gejala sosial di masyarakat dalam bentuk tulisan.[]