Pengelola lahan kurma Barbatee Aceh Besar, Syukri, mengisi Acara Seminar Kurma di Meulaboh, Aceh Barat, 25 Agustus 2019. Seminar ini diselenggarakan Komunitas Kurma Meulaboh yang digawangi oleh Tgk Ustazi. Menurutnya kegiatan seminar ini termasuk yang pertama di Barsela. Dengan seminar ini diharapkan dapat memberi inspirasi tentang betapa besarnya Rahmat Allah yang menjadikan kurma sebagai tumbuhan khusus dan penuh manfaat karena banyak disebut di dalam Quran.
Di samping itu, kehadiran Syukri dan Tim juga dalam rangka memasyarakatkan Investasi Kebun Kurma di lahan yang ia kelola, yang menurutnya, berpotensi hingga 500 hektare. Dimana perkavling (20×30) sekitar 70 juta rupiah. Beliau juga memproyeksikan bahwa akan ada peluang potensi wakaf murni bagi pendidikan Islam, dengan nilai wakaf Rp.3.3 juta perbatang, dengan harapan dapat meniru pola wakaf Usman Bin Affan RA.
Sebelumnya kegiatan seminar ini diawali dari paparan tentang falsafah kebun kurma oleh Pak Mahdi, Praktisi Kurma Barbatee, yang sebelumnya bekerja di Bank Indonesia dan kini memilih bergerak di pertanian kurma.
Kegiatan ini juga disambut antusias oleh Kadis Pertanian Aceh Barat dan sangat mendorong upaya pemasyarakatan kurma yang berbasis syariat Islam.[]
Kiriman oleh Taufik Sentana
Pegiat sosial-budaya, Aceh Barat.


