BANDA ACEH – Mantan Jubir PA Pusat, Fachrul Razi, MIP, menjemput lima pemuda yang ditahan polisi karena diduga akan mengibarkan bendera Bintang Bulan di Gunung Burni Telong, Bener Meriah, Sabtu, 3 Desember 2016. Pembebasan ini dilakukan Senator asal Aceh tersebut bertepatan dengan Milad GAM, Minggu, 4 Desember 2016.

“Rencananya pemuda tersebut ingin menaikkan bendera Aceh (Bintang Bulan) di Gunung Burni Telong. Tetapi masyarakat Kecamatan Kute Panang Kabupaten Aceh Tengah mencegahnya,” kata Fachrul Razi mengutip keterangan dari pihak kepolisian kepada portalsatu.com, Minggu malam.

Fachrul Razi menyebutkan kehadirannya di Polsek hanya untuk memberikan semangat kepada para pemuda yang ditangkap polisi. Dia juga bermaksud untuk memfasilitasi pembebasan mereka ke pihak keluarga.

“Dan alhamdulillah pihak polres dan polsek sangat membantu,” katanya.

Fachrul Razi mengatakan kelima pemuda tersebut sudah bebas dari proses hukum. Namun, mereka diharapkan untuk tetap menjaga ketertiban bersama.

Pada kesempatan itu, Fachrul Razi juga meminta mereka berdoa agar polemik bendera Aceh segera selesai. Hal ini sesuai dengan keputusan MoU Helsinki yang telah disepakati antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dengan Republik Indonesia.

Sementara salah seorang pemuda yang dibebaskan, mengatakan, rencana pengibaran Bendera Bulan Bintang di Burni Telong memang lahir dari hati mereka. Menurutnya tidak ada paksaan dari siapa pun atas tindakan yang mereka lakukan.

Ia mengaku, setelah dibebaskan akan masuk ke salah satu dayah di Kabupaten Bireuen. Dimana dua di antara lima pemuda tersebut memang merupakan santri dayah di Bireuen.

Niat ini disambut Fachrul Razi dengan memberikan beasiswa untuk kebutuhan masuk dayah yang mereka inginkan.

Dalam siaran pers disebutkan, serah terima lima pemuda tersebut kepada orang tua mereka oleh pihak kepolisian berlangsung di Polsek Kute Panang, yang disaksikan oleh Senator Fachrul Razi, Kasat Intel Polres Aceh Tengah, Anggota KPA Aceh Tengah, dan para pimpinan gampong setempat. Proses Serah terima ini dilakukan setelah salat magrib.[]