BANDA ACEH – Meskipun KIP menyebutkan debat kandidat Walikota-Wakil Walikota Banda Aceh disiarkan secara langsung di TVRI lokal Aceh, tetapi tidak semua warga dapat menyaksikan aksi debat Paslon Illiza-Farid dan Aminullah Usman-Zainal. Terutama warga Banda Aceh yang berdomisili di perbatasan Aceh Besar, Selasa, 24 Januari 2017.
Amatan wartawan di kawasan Baitussalam, Aceh Besar, misalnya. Kendati debat calon walikota Banda Aceh telah dimulai sejak pukul 20.00 WIB tadi, siaran TVRI di wilayah tersebut sama sekali tidak menayangkan program pesanan KIP Banda Aceh ini.
Informasi yang dikumpulkan portalsatu.com, menyebutkan, siaran langsung debat kandidat Walikota-Wakil Walikota Banda Aceh hanya bisa disaksikan melalui antena parabola dan TV digital. Sementara untuk siaran ulang acara debat calon Walikota-Wakil Walikota Banda Aceh bisa disaksikan Rabu, 25 Januari 2017 pukul 15.00 WIB.
Ketua KIP Banda Aceh, Munawar Syah, kepada awak media, beberapa waktu lalu menyebutkan jadwal tersebut sudah disepakati oleh pasangan calon. Menurutnya debat pertama dilaksanakan malam hari dan disiarkan TVRI. Namun, pihak TVRI khawatir alokasi waktu dari pusat tidak cukup di malam hari. Siaran langsung dari Banda Aceh juga bisa dihentikan sewaktu-waktu bila ada siaran dari pemerintah.
“Maka solusinya tetap siaran langsung yang dapat disaksikan melalui antena parabola dan TV digital,” kata Munawar Syah.
Sementara itu, Andria Sabarino, salah satu crew TVRI dalam akun Facebook-nya meminta maaf karena siaran debat calon Walikota-Wakil Walikota Banda Aceh tidak dapat dinikmati oleh semua warga. “Pemirsa TVRI Aceh hanya bisa menonton debat tersebut melalui siaran parabola frekuensi 3871 simbol rate 3000 Polritas horizontal di satelit Telkom 1,” tulisnya.
Andria juga mengatakan sudah memberi masukan kepada KIP Banda Aceh dan para Paslon agar debat tidak dilaksanakan malam hari. Pernyataan ini senada dengan yang disampaikan Munawar Syah kepada awak media beberapa hari lalu.
“Bagi anda pemilik Indovision, Telkomvision, atau IndiHome dan Transvision mohon maaf juga tidak bisa menonton karena jalur TVRI Aceh tidak masuk di dalam TV berbayar,” tulis Andria lagi.[]



