IDI, Aceh Timur – SMK Negeri 1 Idi terus berupaya meningkatkan relevansi pembelajaran dan kesiapan kerja siswa dengan menggandeng praktisi dari Toyota Auto2000, salah satu perusahaan otomotif terbesar di Indonesia. Kegiatan ini berlangsung di sekolah setempat pada Rabu, 15 Oktober 2025.
Kepala SMK Negeri 1 Idi, Antoni Samad, S.T., M.Si., mengatakan kolaborasi tersebut merupakan bagian dari implementasi program “link and match” antara dunia pendidikan vokasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
“Melalui program guru tamu, praktisi berpengalaman dari Toyota Auto2000 dihadirkan langsung ke ruang kelas untuk memberikan materi dan praktik pembelajaran kepada peserta didik, khususnya pada Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR),” ujar Antoni, Sabtu (17/10/2025).
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut menghadirkan Pima, Product Knowledge dan Instruktur Toyota Auto2000 dari Medan, yang memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun di bidang otomotif dan layanan purna jual kendaraan Toyota.
Antoni menambahkan, kehadiran praktisi industri mendapat sambutan antusias dari para siswa. Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas wawasan peserta didik tentang dunia kerja dan teknologi otomotif terkini.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Dedi Irawan, S.Pd., menegaskan bahwa program ini bukan sekadar pembelajaran tambahan, tetapi strategi berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas lulusan agar lebih siap bersaing di dunia kerja.
“Kami berkomitmen menjadikan SMK Negeri 1 Idi sebagai sekolah vokasi yang adaptif dan responsif terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan industri,” kata Dedi.
Ia menambahkan, kerja sama dengan Toyota Auto2000 menjadi langkah konkret dalam membangun ekosistem pendidikan vokasi yang kolaboratif dan berorientasi masa depan. Ke depan, pihak sekolah juga berencana memperluas kemitraan dengan industri lain yang relevan dengan kompetensi keahlian yang dimiliki.
Dari pihak Toyota Auto2000, Pima menyampaikan apresiasinya atas inisiatif SMK Negeri 1 Idi dalam menjalin kemitraan dengan dunia industri.
“Kami di Auto2000 sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan SMK dalam menyiapkan SDM otomotif masa depan yang profesional. Dunia industri saat ini membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga sikap kerja, disiplin, dan semangat belajar tinggi dan semua itu bisa dibentuk sejak di bangku sekolah,” ungkapnya.
Ia juga menyebutkan, Auto2000 siap mendukung pelatihan guru, magang (Praktik Kerja Lapangan), serta kunjungan industri sebagai bentuk kontribusi terhadap pengembangan pendidikan vokasi di Aceh Timur.
Salah satu siswa kelas XI TKR, Husen (16), mengaku mendapat pengalaman berharga dari kegiatan tersebut.
“Biasanya kami hanya membaca informasi tentang Toyota Auto2000 dari internet. Tapi hari ini kami bisa langsung belajar dan berdiskusi dengan instruktur yang berpengalaman. Ini sangat membuka wawasan kami tentang dunia kerja nyata,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri, serta menyiapkan lulusan SMK yang siap kerja, berkompeten, dan berdaya saing tinggi. [adv]






