BANDA ACEH Wakil Ketua DPRA Teuku Irwan Djohan mengaku belum mengetahui duduk persoalan terkait pengutipan uang senilai Rp 2 miliar di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh. Namun dia mengaku ada dua orang yang melapor kepadanya terkait pengutipan uang di Dispora oleh kepala dinas untuk diberikan kepada anggota DPRA.
Yang jelas ada yang mengaku dimintai uang oleh kepala Dispora untuk disetor kepada anggota dewan, tapi tidak dijelaskan dewan yang mana, kata Irwan Djohan saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat, 9 Oktober 2015 malam.
Wakil Ketua DPRA ini juga mengatakan kasus tersebut sedang hangat diperbincangkan di Dispora Aceh. Namun untuk kebenaran kasus tersebut Irwan mengaku tidak mengetahui dengan jelas.
Ya, katanya sedang heboh di Dispora terkait pengutipan uang ini, tapi saya tidak tahu apakah hal itu benar atau tidak, jika memang benar hal ini harus ditindak tegas melaui jalur hukum, kata Irwan.
Irwan mengatakan perkara ini akan lebih jelas jika ditanya langsung kepada Kepala Dispora Aceh. Pasalnya, menurut Irwan, kepala dinas lebih banyak tahu dibandingkan dengan dirinya.
Coba cek saja langsung ke kepala dinasnya pasti dia lebih bayak tahu, apakah ini benar atau tidak, kata Irwan.
Sebelumnya diberitakan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh, Iskandar Zulkarnaen, diduga menagih uang senilai Rp 2 miliar kepada Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK). Permintaan ini disebut-sebut memicu keributan di Kantor Dispora Aceh.
Informasi Kadispora Aceh mengemis uang ini mulai merebak di dunia maya. Salah satu netizen yang diduga asal Aceh bahkan turut mempertanyakan informasi tersebut kepada Wakil Ketua DPR Aceh, Teuku Irwan Djohan melalui akun facebooknya. (Baca: Netizen Heboh, Kadispora Aceh Diduga Ngemis Uang Rp 2 Miliar dari PPTK).[] (bna)



