BANDA ACEH – Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Aceh Karimun Usman menduga pemimpin saat ini sarat dengan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Salah satu dugaan itu, kata Karimun Usman, Gubernur menugusulkan Sekretaris Daerah menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh.

“Tapi kemudian ditolak oleh Mendagri, dan baru diganti sama Plt yang akan dilantik (besok),” kata Karimun Usman saat menyampaikan orasi politik pada acara peresmian Sekretariat Pemenangan Irwandi-Nova di Jalan Sudirman, Geuce, Banda Aceh, Rabu, 26 Oktober 2016.

Menurut Karimun, tindakan Gubernur mengusulkan Sekda sebagai Plt Gubernur Aceh telah membuat malu rakyat Aceh.[]