MEULABOH – Anggota Pansus X DPR Aceh Zainal Bakri mengatakan, proyek penampungan air 'Embung Geunang Uyat' di Desa Meudulang, Kecamatan Pante Reu di Aceh Barat merupakan proyek siluman, karena tidak masuk dalam pembahasan komisi terkait.
“Itu proyek siluman, tiba-tiba anggarannya muncul,” kata politisi PKS tersebut kepada portalsatu.com terkait proyek embung senilai Rp24 miliar lebih itu, Kamis, 4 Agustus 2016.
Zainal menyebutkan, Pansus nantinya akan mempertanyakan kegunaan proyek tersebut kepada pemerintah. Sejauh ini pihaknya tetap menilai positif, karena diharapkan keberadaan proyek itu bisa memberi manfaat bagi masyarakat, apalagi jika bisa dikembangkan menjadi objek wisata.
“Kita akan tanyakan nanti, dan pasti apabila bertujuan menyejahterakan masyarakat akan diapresiasi. Juga akan dipertanyakan latar belakang anggaran besar, dengan penunjukan langsung,” kata Zainal Abidin.
Ia mengatakan, proyek siluman 'Embung Geunang Ayat' sejauh ini belum diketahui, apakah sebelum dilaksanakan ada koordinasi dengan dinas terkait di Aceh Barat.
Seperti diberitakan sebelumnya, Pansus X DPR Aceh menemukan adanya proyek senilai Rp24 miliar di Aceh Barat yang tidak melalui proses tender. Proyek itu adalah 'Peningkatan Embun Geunang Uyat' di Desa Meutulang, Kecamatan Panton Reu, Aceh Barat.
Pansus menilai proyek ini tidak pantas dan diduga menyalahi aturan. Selain anggaran tahap pertama tahun 2015 sebesar Rp11,2 miliar dan tahap kedua tahun 2016 sebesar Rp13 miliar yang dinilai sangat besar, proyek tersebut juga tidak melalui proses tender, melainkan penunjukan langsung (PL).
Hal itu terungkap ketika Pansus X DPR Aceh meninjau langsung ke proyek tersebut. Hasil pembangunan dinding embung bervolume 472 meter tahap pertama sudah tidak terlihat lagi, karena tertutup dengan pengerjaan tahap kedua tahun 2016. (Baca: Pansus X Temukan Proyek Embung Rp 24 Miliar di Aceh Barat Tanpa Tender)
Pansus X DPR Aceh dari Dapil Kabupaten Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, dan Siemeulu adalah Mohd Alfata, S.Ag (Ketua), Dr. Hj. Mariati MR, M.Si (Wakil Ketua), Drs. H. Djasmi Has, M.M (Sekretaris), H. Abdullah Saleh, S.H, T. Iskandar Daod, S.E, M.Si.Ak, Zainal Abidin, S.Si, H. Zuriat Suparjo, Drs. Asib Amin. dan Zainal Bakri.[](ihn)



