BANDA ACEH – Calon Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman, menyebutkan Kota Banda Aceh merupakan daerah yang berlaku syariat Islam. Jadi menurutnya tidak ada alasan air bersih tidak lancar di pusat kota.
“Ini sangat prihatin bagi saya selaku ummat Islam yang mau duduk juga di Banda Aceh, airnya tidak beres. Bagaimana kita mau melakukan berbagai aktivitas agama kalau airnya tidak beres,” kata Aminullah kepada portalsatu.com di Banda Aceh, Rabu, 26 Oktober 2016 kemarin.
Seperti diketahui, selama ini warga Kota Banda Aceh kerap mengeluh ketiadaan air bersih. Keluhan ini acap kali terjadi dalam dengan beragam persoalan teknis yang dihadapi pengelola PDAM Tirta Daroy.
Beberapa pekan lalu misalnya. Sebagian warga ibukota terpaksa menelan ludah pahit setelah aliran air bersih ke rumahnya macet. (Baca: ''Sudah Dua Hari Air PDAM Berhenti Mengalir'')
Saat itu diketahui, air berhenti mengalir ke rumah warga karena terjadinya kebocoran pipa milik PDAM di tiga titik. (Baca: Ini Kata Direktur PDAM Tirta Daroy Terkait Air Macet di Sebagian Banda Aceh). Meskipun dalam beberapa hari kemudian kendala air bersih ini dapat diatasi, tetapi sebagian warga Banda Aceh lainnya malah mengeluhkan sudah sepekan air bersih berhenti mengalir ke rumah mereka. Hal itu juga bukan pertama kali dirasakan oleh para konsumen.
Mengenai hal ini, Aminullah yang melaju bersama Zainal Arifin di Pilkada Banda Aceh tahun 2017 mengatakan akan mengoptimalkan anggaran untuk menuntaskan permasalahan air bersih di Banda Aceh. “Mulai 2018 akan kita anggarkan untuk menuntaskan masalah air bersih, mulai 2018,” katanya.[]


