MOGADISHU – Pemerintah Somalia mengultimatum kepada Nil Academy yang dipimpin oleh Fethullah Gulen supaya menghentikan semua kegiatannya, dan memberikan waktu selama seminggu untuk mengeluarkan semua karyawan mereka dari negara muslim itu.
“Apabila diperlukan, pemerintah akan menunjuk pengurus baru untuk layanan dari lembaga ini dengan persetujuan negara Turki,” kata pejabat negara tersebut, sebagaimana disiarkan Anadolu Agency, Sabtu, 16 Juli 2016.
Pernyataan itu dikeluarkan setelah gagalnya usaha kudeta di Turki oleh orang-orang suruhan Gulen yang sekuler.
Pemerintah Turki berbelasungkawa untuk mereka yang kehilangan nyawa dalam kudeta oleh Gulen tersebut.
Masih merujuk pemberitaan Anadolu Agency, sekolah serupa Nil Academy binaan Gulen juga terdapat di beberapa negara, termasuk di Indonesia, yaitu Fetih Billingual School.[](tyb)


