LHOKSEUMAWE – Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya mengatakan semangat kemerdekaan harus ditanamkan sejak dini kepada anak-anak atau peserta didik yang mengecap pendidikan dari tingkat SD hingga SMA sederajat. Hal ini untuk membentuk terjadinya pola pikir di era globalisasi.

Menurut Suaidi, pawai karnaval dengan menampilkan berbagai jenis pakaian adat, khususnya Aceh dan daerah lainnya untuk membangkitkan semangat kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kita adakan kanaval ini agar semua orang lebih mencintai budaya sendiri sebab era globalisasi akan berpengaruh bagi kehidupan masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja,” kata Suiadi Yahya kepada portalsatu.com usai melepas pawai karnaval, Kamis 18 Agustus 2016. 

Suaidi  menyebutkan, karnaval ini dapat mengantisipasi sejak dini pengaruh globalisasi yang perlu dilakukan supaya tidak mengubah semangat kemerdekaan.

“Dengan memakai pakaian dari berbagai corak budaya, maka akan ada warna tersendiri bagi masyarakat dalam menyongsong 71 tahun merdekanya Indonesia, momen seperti ini bisa menjadikan suatu bentuk persatuan antarsesama,” katanya.

Suaidi menambahkan, perlu adanya peningkatan dari segi budaya, adat istiadat, keacehan sendiri. “Semoga dengan adanya kegiatan seperti ini, kita bisa melestarikan budaya dengan baik, khususnya di Kota Lhokseumawe,” ujar Suaidi.[](ihn/*sar)