SUBULUSSALAM – Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, mengajak masyarakat bijak menyikapi perbedaan dan keberagaman. Subulussalam multietnik atau aneka suku, budaya dan agama, yang menjadi keunikan dan kebanggaan tersendiri bagi daerah yang mekar 2007 lalu ini.
Menurut Bintang, justru dengan perbedaan dan keberagaman ini menjadi energi positif, sumber daya yang besar bagi masyarakat dan seluruh elemen, untuk bersatu padu dalam membangun daerah, menjadikan kota Bumi Sada Kata ini lebih baik lagi ke depannya.
“Subulussalam multietnis, banyak budaya dan adat, kita harus bijak menyikapi perbedaan ini. Perbedaan dan keberagaman ini menjadi sumber daya yang besar dalam membangun daerah ini,” kata Wali Kota Affan Alfian Bintang, Senin, 23 Desember 2019.
Hal itu disampaikan Bintang dalam seminar dan sosialisasi adat budaya dan kuliner oleh MAA di aula pendopo dihadiri Kapolres Subulussalam, AKBP Qori Wicaksono, Ketua DPRK Ade Fadly Pranata Bintang, unsur MPU, Kejari, Dandim dan Ketua TP PKK Hj. Mariani Harahap, para camat, kepala mukim serta para kades.

Bintang berharap dengan perbedaan suku, budaya, agama dan partai politik semakin meningkatkan silaturahmi, memperkuat nilai-nilai adat dah budaya, jangan sampai generasi muda terpengaruh budaya luar, lupa dengan adat dan budaya sendiri.
“Karena itu, para kades supaya memberikan pelatihan dan pembinaan adat budaya kepada masyarakat, khususnya kepada generasi muda di desa-desa,” ungkap Bintang.
Suami Hj. Mariani Harahap ini, mengajak masyarakat untuk hidup rukun dan damai, meski dalam status sosial harus mampu hidup dalam perbedaan, jangan saling menyalahkan, mencerca dan memaki karena pembuatan itu tidak mencerminkan sosok pribadi yang luhur.
“Mari kita memelihara persatuan dan kesatuan, membangun hubungan yang harmonis antara pemimpin dan warga, mulai dari kades, camat harus menjaga loyalitas,” kata Affan Alfian Bintang.[]



