Jumat, Juli 19, 2024

Rekomendasi HUDA Berisi 22...

BANDA ACEH - Pengurus Besar Himpunan Ulama Dayah Aceh (PB HUDA) mengeluarkan rekomendasi...

Lebih 170 Bangunan Rusak...

ACEH UTARA - Sebanyak 173 bangunan dilaporkan rusak akibat diterjang badai (hujan deras...

Inilah Struktur Lengkap Kepengurusan...

BANDA ACEH - Ketua Umum Majelis Syuriah Pengurus Besar Himpunan Ulama Dayah Aceh...

Samsul Azhar Dilantik sebagai...

BANDA ACEH - Pj. Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, melantik Samsul Azhar sebagai Pj....
BerandaTA Khalid: Gubernur...

TA Khalid: Gubernur Nyan Kon Tukang Peuget Tempe

LHOKNGA – Calon Wakil Gubernur Aceh, TA Khalid memaparkan wawasan politik kepada sejumlah warga saat memenuhi undangan di Lambaro Kueh Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, Minggu, 18 Desember 2016. Dalam orasi politiknya, calon pendamping Muzakir Manaf di Pilkada 2017 ini menyebutkan Aceh saat ini masih memiliki PR politik yang harus diselesaikan untuk mencegah konflik di masa depan.

TA Khalid juga menyebutkan siapapun bisa menjadi Gubernur Aceh asalkan mampu menyelesaikan pekerjaan rumah tersebut. Namun dia mengingatkan masyarakat agar tidak salah memilih pemimpin, baik gubernur maupun bupati di Februari 2017 mendatang.

Gubernur nyan kon tukang peuget tempe atau tukang ceumatok. Gubernur adalah orang yang menyelesaikan konflik politik yang na lam nanggroe. Jabatan gubernur, jabatan bupati, nyan jabatan politik. Peu tugas utama? Tugas utama menyelesaikan konflik politik, perkara-perkara politik. Peu politik nyan, masalah antara masyarakat dengan pemerintah,” kata TA Khalid.

Dia juga menyebutkan bahwa gubernur dan bupati bukan bertugas membuat irigasi.

Menurutnya permasalahan pembangunan irigasi tersebut bukanlah perkara besar yang harus menjadi fokus seorang gubernur atau bupati. Hal tersebut, kata dia, dapat dilakukan oleh instansi berwenang yang berada di bawah kepemimpinan gubernur atau bupati.

“Nyan (irigasi) penting, tapi yang lebih penting adalah perkara konflik politik,” katanya.

Dia juga meminta masyarakat Aceh untuk memahami hal tersebut, agar berbuat sesuatu berdasarkan ilmu. “Bek berdasar nafsu, bek berdasar kepentingan,” ujarnya.

Menurutnya saat ini masih banyak pihak lupa adanya PR politik yang harus diselesaikan. Padahal PR politik ini telah mengorbankan generasi Aceh. 

Watee konflik moe ba eu, lake bak Allah, ya Allah neubi beu damee, beu aman, watee aman lhee buleun kemudian, GAM-GAM pinah bak Facebook. Bagah that tuwo awak Aceh. Geurudum sue beudee, singoh lam tong breuh lom, lam beureukah ngom lom lop,” katanya dalam forum tersebut yang juga dihadiri pasangan calon Saifuddin Yahya (Pak Cek) dan Juanda Djamal.

Dia mengatakan karakteristik khas orang-orang Aceh adalah nakal dan cepat melupakan sejarah. Sehingga banyak pihak tidak sadar bahwa masalah Aceh dengan pusat itu sudah terjadi 30 tahun lebih.

Permasalahan Aceh, kon le perkara sithon dua thon. Perkara Aceh 30 sekian thon ka konflik. Hana aneuk mit tanyo yang hana deungo su beude. Kiban aneuk Aceh bisa cerdas? Aneuk rayeuk lam konflik,” kata TA Khalid.

Dia mengajak semua pihak untuk menjaga perdamaian demi generasi muda Aceh masa depan. Pasalnya, menurut TA Khalid, kekayaan terbesar sebuah bangsa bukanlah gunung emas melainkan kecerdasan anak bangsa.

TA Khalid juga mengatakan menjadi gubernur bukan tujuan sesuka hati. Bukan untuk main-main. Jika perlu menjadi gubernur tidak mesti berperang selama puluhan tahun. 

Biasalah, meunyoe ie teungoh meuputa han berani grop lam ie nyan. Kecuali ureung-ureung geutanyoe. Ban ie ka teunang, wo dari Jakarta nyan ie lon,” katanya.

Dia juga mengingatkan semua pihak terkait implementasi MoU Helsinki yang belum sepenuhnya dituntaskan. Menurutnya jika PR tersebut tidak bisa diselesaikan, maka konflik akan terjadi lagi di Aceh.

MoU Helsinki nyoe kon perkara baro, kon perjanjian baro. Pakon na MoU Helsinki, karena Ikrar Lamteh abeh lage abeh eh, pakon na Ikrar Lamteh? Karena na perjanjian Gubernur Militer yang hana dipenuhi. Nyoe harus disadari, geutanyoe ka sepakat lam NKRI, dan NKRI ka sepakat Aceh harus merdeka lam NKRI,” katanya.[]

Baca juga: