Sabtu, Juli 20, 2024

Peringati Haul Abati Banda...

LHOKSEUMAWE - Ratusan jamaah Tarbiyah Islamiyah Mazhab Syafi'i Aceh menggelar pawai akbar dalam...

Pj. Bupati Aceh Utara...

ACEH UTARA - Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyerahkan bantuan masa panik secara simbolis...

Sekum PB PON Wilayah...

BANDA ACEH – Progres pembangunan beberapa venue untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI...

PT PIM Bantu Korban...

ACEH UTARA - PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) menyerahkan bantuan kepada korban badai...
BerandaTak Ada Terobosan...

Tak Ada Terobosan Baru dalam KUA PPAS 2018? Ini Kata Sidom Peng

LHOKSEUMAWE – Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf atau Sidom Peng telah menyerahkan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) tahun 2018 ke DPRK, 25 Juli 2017.

Dalam Rancangan KUA PPAS itu, target Pendapatan Daerah Rp1,98 triliun. Rinciannya, PAD Rp247 miliar lebih, Dana Perimbangan Rp1,04 triliun, dan lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah Rp692 miliar lebih. Lalu, Belanja Daerah Rp1,98 triliun, yaitu Belanja Tidak Langsung Rp1,49 triliun dan Belanja Langsung Rp486 miliar. (Baca: Sidom Peng Serahkan KUA PPAS 2018, Cek Mad Sampaikan LKPj AMJ)

Amatan portalsatu.com, tidak ada terobosan atau hal-hal baru dalam Rancangan PPAS 2018 itu. Rata-rata usulan program dan kegiatan di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) tidak jauh beda dengan tahun-tahun sebelumnya. Misalnya, pembangunan dan rehabilitasi jalan dan jembatan, irigasi, dan lainnya. Tidak tampak satu pun usulan proyek yang monumental.

Menjawab portalsatu.com terkait hal itu, Sidom Peng sebagai Wabup Aceh Utara yang baru, mengatakan, KUA PPAS 2018 masih rancangan, belum tuntas dibahas bersama DPRK Aceh Utara. Jika ada usulan yang dinilai kurang tepat, kata dia, masih dapat dikoreksi. Ia berharap anggota Fraksi Partai Aceh di DPRK mengawal usulan program dan kegiatan untuk 2018 agar sejalan dengan visi dan misi bupati-wabup periode ini.

“Pemerintah nantinya akan duduk lagi. Kalau membawa hasil maksimal lewat ADG-ADG (Alokasi Dana Gampông) yang kita luncurkan ke desa-desa itu, mungkin bisa kita tingkatkan lagi karena menyentuh langsung kepentingan masyarakat,” ujar Sidom Peng, ditemui di Gedung DPRK Aceh Utara, 8 Agustus 2017, sore.

Disinggung apa yang sudah ia instruksikan kepada para Kepala SKPK Aceh Utara terkait visi dan misi bupati-wabup, terutama menyangkut masih banyaknya potensi daerah belum dimanfaatkan, Sidom Peng mengatakan, “Kita mungkin lebih kepada pengembangan sektor pertanian, kelautan, dan perikanan. Itu prioritas, yang dituangkan dalam visi misi kita”.[](idg/*sar)

Baca juga: