BLANGKEJEREN – Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Gayo Lues terancam gagal mengirim atlet untuk mengikuti ke Pra-PORA di Pidie pada November 2021 mendatang.

Penyebabnya, dari sekian banyak cabang olahraga (cabor) yang ada di Negeri Seribu Bukit itu, hanya IMI yang tidak mendapat dukungan dana dari KONI Kabupaten Gayo Lues.

Ketua IMI Gayo Lues, Subdiyarman mengatakan IMI Gayo Lues sudah mengikat kontrak dengan lima atlet potensial yang sudah pernah mendapatkan juara pada event Kejuaraan Nasional (Kejurnas) dan juara pada event Kejuaraan Daerah (Kejurda).

“Sebelumnya kami mengusulkan anggaran Rp 150 juta untuk Pra-PORA tahun 2021 ini, tapi tidak disetujui, dan terakhir hasil koordinasi kami dengan pihak KONI, IMI disuruh mencari uang sebesar Rp 70 juta, dan dibayarkan tahun depan, namun kami tidak memiliki uang sebesar itu dan tidak berani mengambil resiko,” kata Ketua IMI Gayo Lues, Subdiyarman didampingi Aswin Arigato Bendahara IMI, Kamis 30 September 2021.

IMI Gayo Lues tidak mengetahui apa alasan KONI sehingga dari sekian banyak cabor hanya IMI yang tidak diberikan anggaran, sedangkan cabang olahraga lainya semua diberikan anggaran.

“Harapan kita sebenarnya ingin atlet IMI Gayo Lues ikut ke Pra-PORA dan masuk ke PORA, namun akibat tidak ada anggaran, kami tidak bisa berbicara banyak, dan kamipun sudah berusaha semaksimal mungkin agar bisa ikut,” ujarnya.

Ketua KONI Kabupaten Gayo Lues, Zul Arbi mengatakan total anggaran KONI tahun 2021 sebesar Rp 2,4 miliar dengan rincian Rp 2 miliar untuk mengikuti kegiatan Pra-PORA melibatkan 26 cabor, sisanya Rp 400 juta untuk gaji.

“Memang posisi sekarang belum ada anggaran untuk IMI, namun saya sudah berkoordinasi dengan pak Bupati, dan sedang berusaha agar ada penambahan anggaran, sehingga IMI juga bisa ikut ke Pra-PORA,” katanya melalui sambungan telepon WhatsApp.

Sebelumnya kata Zul Arbi, pihak KONI telah menjelaskan kepada pihak IMI masalah anggaran, namun pihak IMI terlalu cepat mengambil keputusan untuk membatalkan ke Pra-PORA lantaran merajuk.

“Intinya, KONI Gayo Lues akan berusaha agar ada penambahan anggaran untuk Pra-PORA ini, sehingga 26 cabor di Gayo Lues bisa semuanya berpartisipasi, dengan harapan bisa lolos ke PORA,” jelasnya.[]