SUKA MAKMUE – Ratusan warga Gampông Pulo, Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya siang tadi berunjukrasa di depan kantor DPRK Nagan Raya, Kamis, 14 Juli 2016. Aksi tersebut untuk menolak rencana penghapusan dan peleburan Gampông Pulo oleh Pemerintah Kabupaten Nagan Raya.
“Kami menolak penghapusan atau dihilangkan gampông kami,” kata koordinator aksi, Hambadani, kepada awak media.
Mereka menilai, pemerintah telah bersikap sepihak dalam mengambil kebijakan yang akan meleburkan Gampông Pulo menjadi Gampông Lueng Mane yang merupakan sebuah dusun di Gampông Padang Reubeuk.
Terkait permasalahan ini kami tidak pernah diberitahukan atau diberi hak bicara dan tanggapan, pemerintah hanya mengambil keputusan sepihak,” kata Hambadani yang juga Sekretaris Gampông.
Informasi yang didapat, Gampông Pulo sudah ada sejak sebelum pemekaran Kabupaten Nagan Raya.
Amatan portalsatu.com, aksi berjalan aman dengan pengawalan ketat dari personel Polres Nagan Raya. Pada kesempatan itu, dua anggota DPRK Nagan Raya yaitu Cut Man dan Said Junaini menemui dan berkomunikasi dengan warga.
Pembicaraan kemudian berlanjut di ruang kerja anggota dewan yang dihadiri Kapolres Nagan Raya AKBP Mirwazi, Setdakab Nagan Raya T. Zamzami, Asisten I Zulfikar, Kepala BPM-KB Effendi.
Sebelumnya, pada Selasa malam, 13 Juli 2016 lalu warga setempat juga mendatangi rumah Asisten I Pemkab Nagan Raya dan rumah Camat Kuala Pesisir untuk menyampaikan keberatannya.[](ihn)



