BLANGKEJEREN – Tiga Kepala Dinas di Kabupaten Gayo Lues mulai turun ke desa-desa melakukan pemantauan, memberikan bantuan dan membimbing masyarakat yang anaknya berpotensi terkena Stunting. Program bapak angkat itu merupakan gagasan Pj Bupati Gayo Lues H. Rasyidin Porang untuk menekan angka Stunting.
Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Jakaria, S. Hut, Mp. Kamis, 8 Desember 2022, mengatakan dirinya bersama Kadis Pariwisata Irsan Virdaus dan Kepala DPMK mulai menunaikan perintah Pj Bupati menekan angka Stunting.
“Kami memberikan sedikit bantuan makanan tambahan kepada 10 anak Stunting atau yang berpeluang Stunting, kegiatan bapak angkat turun ke desa ini juga dihadiri oleh Camat, Danramil dan Kapolsek setempat,” katanya melalui pesan WhatsApp.
Jika program bapak angkat anak Stunting ini berjalan, Jakaria S. Hut. Mp sangat yakin bahwa angka Stunting di Gayo Lues akan turun drastis di tahun yang akan datang, dengan catatan, bapak angkat harus siap memberikan bantuan penambahan gizi bagi anak yang terkena dan berpeluang Stunting.
“Kami yakin bahwa program bapak angkat yang digagas bapak Pj Bupati ini akan menekan angka Stunting, karena setiap anak akan mendapatkan penambahan gizi, dan orang tuanya selalu diberikan pemahaman apa itu Stunting dan bagaimana cara mencegahnya,” jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, angka Stunting tertinggi di Aceh berada di Kabupaten Gayo Lues, dan untuk menekan angka Stunting itu, Pj Bupati menerapkan program bapak angkat bagi penderita Stunting atau bagi anak yang berpeluan kenak Stunting.[]




