Kata teling dan kuping sering digunakan secara bergantian oleh penutur bahasa Indonesia, misalnya dalam kalimat, “Telinga saya dijewer” atau “Mau saya jewer kuping kamu?”. Namun, tahukah Anda bahwa sebenarnya telinga dan kuping tidak sama maknanya dalam ilmu kedokteran?

Dalam ilmu medis tersebut, singkatan THT (telinga hidung dan tenggorokan) tentu lebih sering dipakai, bahkan ada spesialisnya. THT merupakan bidang ilmu kedokteran yang khusus menangani masalah yang terjadi pada telinga, hidung, dan tenggorokan. Dokternya disebut spesialis THT.

Bagi kita barangkali timbul pertanyaan, mengapa yang digunakan pada singkatan itu adalah telinga, bukan kuping. Bukankah telinga dan kuping maknanya sama saja sehingga telinga pada singkatan itu dapat diganti dengan kuping?

Mau tahu alasannya? BACA SELENGKAPNYA [DI SINI] []