TAKENGON – Panitia Khusus (Pansus) DPR Aceh Dapil IV (Aceh Tengah-Bener Meriah) lakukan uji petik terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Keuangan Pemerintah Aceh tahun anggaran 2015. Uji petik terhadap realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) itu terfokus pada Dinas Pendidikan, Dinas Pertanian dan Dinas Cipta Karya.

Anggota Tim Pansus IV DPR Aceh Bardan Sahidi mengatakan, dari beberapa proyek yang ditelusuri di Aceh Tengah, pihaknya menemukan proyek berkualitas rendah pada pekerjaan pembangunan asrama putri SMA N 15 Lukub Badak, Kecamatan Pegaseng. Proyek itu dengan pagu Rp700 juta lebih yang dikelola Dinas Pendidikan Aceh.

“Proyeknya tidak sesuai ketentuan. Kasat mata kita lihat jendelanya ada yang copot, dinding dan saluran pembuang juga tidak bagus. Kita sangat kecewa dengan kondisi itu,” kata Bardan Sahidi usai uji petik digelar, Selasa 2 Agustus 2016.

Proyek itu, sebut Bardan, telah diserahterimakan. Kendati demikian Dinas Pendidikan Aceh harus bertanggung jawab atas pekerjaan tersebut.


Bardan menyebutkan, sebanyak Rp98 miliar lebih Pemerintah Aceh telah mengalokasikan anggaran tahun anggaran 2015 untuk wilayah tengah Aceh.

Anggaran itu, kata Bardan, terfokus pada sektor pendidikan, kesehatan dan infrastruktur.

“Sebenarnya realisasi anggaran yang kita harapkan selain sesuai aturan penggunaan, juga sejauh mana pembangunan itu penting untuk masyarakat, karena ini uang rakyat yang digunakan,” ujar politisi muda PKS itu.

Sementara itu, anggota DPR Aceh dari Partai Aceh Adam Mukhlis Arifin yang juga anggota Pansus IV menyampaikan, kegiatan serupa akan dilaksanakan di Kecamatan Linge, Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah, Rabu (hari ini).

“Laporan masyarakat terhadap pelaksanaan pembangunan sebenarnya cukup banyak, namun kita tampung dan dalam agenda pansus ini kita buktikan semua. Jika ada temuan kita dari legislatif nantinya akan memanggil Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA) terkait untuk kita minta penjelasan,” demikian Adam Mukhlis Arifin.

Anggota Pansus IV lainnya yang ikut turun ke lapangan ialah Ramadhana Lubis (Nasdem), Iberamsyah (Golkar), Alaidin Abu Abas (Demokrat), dan Ismaniar (PAN).[]